ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Rabu, 18 Oktober 2017

3.295 Guru Wiyata Bakti di Banyumas Terima Tunjangan

| 758 Views
id guru wiyata bakti, banyumas
3.295 Guru Wiyata Bakti di Banyumas Terima Tunjangan
Bupati Banyumas Achmad Husein (kiri) menyerahkan secara simbolis tunjangan kesejahteraan kepada perwakilan guru dan tenaga kependidikan wiyata bakti di halaman kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Jumat (19/5). (Foto: ANTARAJATENG.COM/Dok. Humas Pemkab Banyumas)
Purwokerto, ANTARA JATENG - Sebanyak 3.295 guru dan tenaga kependidikan wiyata bakti dari berbagai sekolah dasar dan sekolah menengah pertama negeri di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menerima tunjangan kesejahteraan.

"Tunjangan kesejahteraan ini diberikan sebagai bentuk penghargaan pemerintah di mana para guru telah menunjukkan kerja keras dalam mengabdikan diri, mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, dan melatih anak-anak untuk bekal meraih pendidikan yang lebih tinggi," kata Bupati Banyumas Achmad Husein di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat.

Bupati mengatakan hal itu usai menyerahkan secara simbolis tunjangan kesejahteraan dari Pemerintah Kabupaten Banyumas kepada perwakilan guru dan tenaga kependidikan wiyata bakti di halaman kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.

Kendati belum bisa memenuhi kebutuhan, dia mengharapkan tunjangan kesejahteraan tersebut minimal dapat membantu kesejahteraan guru yang sudah menunjukkan dedikasi pengabdian dan kinerjanya.

Dia mengakui pendidikan bukan hanya pilar penting dalam upaya mencerdaskan bangsa, tetapi juga merupakan syarat mutlak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Pendidikan juga sangat strategis untuk meletakkan landasan sosial yang kokoh bagi terciptanya masyarakat yang demokratis. Tanamkan pada anak semangat nasionalisme, keberanian, dan pantang menyerah agar mereka menjadi anak-anak hebat," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, pemerintah harus memberikan perhatian kepada para guru sebagai pendidik.

Ia mengaku sering memanggil Kepala Badan Keuangan Daerah untuk merumuskan berapa besar dan dari mana sumber tunjangan tersebut.

"Saya tidak berjanji tetapi akan berusaha agar tunjangan tahun depan ada peningkatan. Saya minta doa kepada bapak dan ibu agar saya bisa menaikkan pendapatan asli daerah (PAD) agar kenaikan tunjangan tahun depan dapat terealisasi," katanya.

Bupati mengatakan pihaknya juga akan mencari terobosan agar tidak hanya guru dan tenaga kependidkan yang berada di sekolah negeri, tetapi juga akan berusaha memberikan tunjangan untuk yang di sekolah swasta termasuk guru taman kanak-kanak dan pendidikan anak usia dini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Purwadi Santoso mengatakan 3.295 guru dan tenaga kependidikan wiyata bakti yang menerima tunjangan kesejahteraan terdiri atas 2.802 guru sekolah dasar, 145 guru sekolah menengah pertama, 801 tenaga kependidikan sekolah dasar, dan 267 tenaga kependidikan sekolah menengah pertama.

"Pada triwulan pertama ini, masing-masing guru menerima Rp1,2 juta dan tenaga kependidikan Rp630 ribu sehingga total angaran yang disediakan sebesar Rp3.345.240.000," katanya.

Ia mengatakan tujuan pemberian tunjangan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan dan motivasi guru dalam melaksanakan tugas mendidik anak.

Editor: Mahmudah

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca