ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Rabu, 23 Agustus 2017

Andre Hehanusa Siap Meriahkan Loenpia Jazz 2017

| 1318 Views
id Andre Hehanusa, loenpia jazz
Andre Hehanusa Siap Meriahkan Loenpia Jazz 2017
Penyanyi Andre Hehanussa menyempatkan bernyanyi usai pressconference Loenpia Jazz 2017, di Semarang, Jumat (19/5) (Foto: ANTARAJATENG.COM/Zuhdiar Laeis)
Semarang, ANTARA JATENG - Penyanyi Andre Hehanusa siap memeriahkan pergelaran Loenpia Jazz 2017 di Taman Budaya Raden Saleh Semarang, Sabtu (20/5).

"Saya baru ini main di Loenpia Jazz kali. Namun, beberapa kali dengar even ini. Namanya keren banget," kata penyanyi yang terkenal dengan single "Kuta Bali" itu, di Semarang, Jumat.

Bahkan, penyanyi kelahiran Makassar, 24 Juli 1964 itu, mengaku baru mengetahui kalau "loenpia" adalah sebutan asli makanan khas Semarang karena sebelumnya mengira "lumpia".

"Ini nama makanan khas Semarang itu ya? Saya tahunya lumpia. Ternyata ini sebutan aslinya, loenpia. Namanya keren. Loenpia Jazz," katanya.

Tak hanya Andre Hehanusa, deretan musisi nasional juga bakal memeriahkan even musik jazz tahunan yang kali ini sudah keenam kalinya, antara lain Yura Yunita, Monita Tahalea, dan Ubay.

Selain itu, Edwin Putro Trio serta deretan kelompok jazz, seperti MLD Jazz Project, Youniverse, Absurdnation, Komunitas Jazz Kemayoran, Komunitas Rompok Bolong Malang, dan Solo Jazz Society.

Selain itu, tampil pula grup kasidahan asli Semarang Nasida Ria yang sudah sedemikian dikenal lewat lagu-lagunya, seperti "Jilbab Putih" dan "Perdamaian".

Bagus Arminanto selaku panitia Loenpia Jazz 2017 menjelaskan pemilihan lokasi even tersebut di TBRS Semarang karena dianggap merepresentasikan dunia kesenian di Kota Semarang.

"Misinya, memang mengembalikan `exciting` TBRS dengan aktivitas-aktivitas yang menarik. Makanya, kami juga gelar wayang orang dari Ngesti Pandhowo bersamaan even ini," katanya.

Yang jelas, kata dia, TBRS Semarang harus menjadi wadah budaya yang representatif bagi kegiatan berkesenian di "Kota Atlas", sebagaimana ikon-ikon budaya yang berada di Solo dan Yogyakarta.

"Dalam setiap penyelenggaraan Loenpia Jazz, kami ingin membuat warga Semarang melek dengan `venue` yang ada. Makanya, kami pilih `venue-venue` ikonik, seperti kali ini TBRS Semarang," katanya.

Pergelaran Loenpia Jazz 2017 berlangsung selama 20 jam, mulai pukul 14.00-24.00 WIB dengan konsep beberapa panggung yang sudah diatur sedemikian rupa.

Panitia menargetkan jumlah pengunjung Loenpia Jazz tahun ini mencapai 17 ribu orang dengan berbagai fasilitas pendukung yang disiapkan, termasuk stan "merchandise" atau suvenir khas even itu. 

Editor: Mahmudah

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca