ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Jumat, 23 Juni 2017

BNPB: Penanganan Rob Pekalongan Perlu Serius

| 561 Views
id rob pekalongan,bnpb,penangan perlu serius
BNPB: Penanganan Rob Pekalongan Perlu Serius
Warga mengamati lingkungan permukimannya yang terdampak bencana air rob di kawasan Kelurahan Panjang Baru, Kecamatan Pekalongan Utara, Pekalongan, Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Pradita Utama/ama/15
Pekalongan, ANTARA JATENG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengatakan perlu penanganan serius untuk mengatasi masalah rob di wilayah pesisir Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Harmensyah di Pekalongan, Jumat, mengatakan bahwa kondisi rob di Kabupaten Pekalongan sudah cukup memprihatinkan karena genangan air pasang laut telah bertahun-tahun melanda permukiman warga desa pada dua kecamatan yaitu Wonokerto dan Tirto.

"Setelah kami lakukan pantauan, kondisi di lapangan soal genangan rob wilayah pesisir Kabupaten Pekalongan sudah memprihatinkan," katanya.

Menurut dia, dari hasil pantauan ini, BNPB akan mencarikan bagaimana solusinya dengan adanya genangan rob yang berkepanjangan tersebut.

"Mungkin masalah drainase dan polder yang bisa kita selesaikan. Akan tetapi, kami secara integrasi akan berkoordinasi dengan kementerian lainnya," katanya.

Mengenai beberapa bantuan, kata dia, BPNP telah membantu dalam soal pembangunan jalan beton di sejumlah titik di wilayah pesisir Kabupaten Pekalongan.

"Kita tadi lihat sendiri cukup prihatin karena siswa untuk menuju ke sekolah harus menggunakan perahu rakitan yang sederhana. Ini kasihan, makanya kita akan mencari akar masalah dan tidak asal bangun saja," katanya.

Ia mengatakan berkaitan dengan drainase dan tanggul pengaman agar rob tidak meluap ke daratan kemungkinan masih bisa ditangani oleh BNPB meski ada beberapa hal yang harus dikoordinasi dengan kementerian lain, seperti PUPR.

"Yang jelas, kami akan melakukan skala prioritas dalam penanganan pembangunannya, seperti membangun stasiun pompa air, polder, dan tanggul-tanggul pengamanan," katanya.

Editor: Antarajateng

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca