ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Kamis, 27 April 2017

BPJS Kesehatan Pekalongan Fasilitasi JKN-KIS Periksa IVA

| 601 Views
id bpjs kesehatan pekalongan,fasilitasi jkn kis
BPJS Kesehatan Pekalongan Fasilitasi JKN-KIS Periksa IVA
Kartu BPJS Kesehatan (ANTARA FOTO/Septianda Perdana)
Pekalongan, ANTARA JATENG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Cabang Pekalongan, Jawa Tengah, memfasilitasi ratusan peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) melakukan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA) di Rumah Sakit Umum Daerah Bendan, Jumat.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan Asep Subana di Pekalongan, Jumat, mengatakan bahwa pemeriksaan IVA atau tes IVA merupakan salah satu bentuk program promotif preventif bagi peserta JKN-KIS untuk menekan jumlah penderita kanker serviks.

Dalam rangka peringatan Hari Kartini, pihaknya memfasilitasi 200 peserta JKN-KIS melakukan tes IVA dalam upaya menekan jumlah penderima kanker serviks.

Menurut dia, kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut dari program yang dicanangkan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja.

Adapun salah satu program yang digalang OASE Kabinet Kerja, kata dia, antara lain meningkatkan pelaksanaan pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan di Indonesia mulai 2015 hingga 2019.

Melalui pemeriksaan IVA, dia berharap bisa meminimalisasi jumlah penderita kanker serviks karena apabila diketahui lebih awal, pengobatannya bisa lebih mudah.

"Apabila setelah pemeriksaan IVA tersebut, ada peserta yang memerlukan penanganan lebih lanjut, kami tindak lanjuti dengan pengobatan di RSUD Bendan," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto mengatakan bahwa kanker serviks menduduki peringkat kedua sebagai kanker yang paling banyak diderita oleh masyarakat Indonesia.

Adapun untuk menekan jumlah penderita kanker serviks, kata dia, pemkot telah melatih 10 dokter dan 10 bidan untuk melayani tes pemeriksaan IVA.

"Pelayanan tes IVA bisa dilakukan pada semua puskesmas di daerah setempat," katanya.


Editor: Antarajateng

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca