ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Jumat, 20 Oktober 2017

"Dulur Ganjar" Kedu Tasyakuran

| 1662 Views
id dulur ganjar kedu
Sekitar 1.000 orang yang tergabung dalam "Dulur Ganjar" di eks-Keresidenan Kedu menggelar tasyakuran atas kesediaan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk kembali mencalonkan diri pada Pilkada 2018, Minggu (13/8). (Foto: ANTARAJATENG,COM/Heru Suyitno)
Temanggung, ANTARA JATENG - Sekitar 1.000 orang yang tergabung dalam "Dulur Ganjar" di eks-Keresidenan Kedu menggelar tasyakuran atas kesediaan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk kembali mencalonkan diri pada Pilkada 2018.

Kegiatan yang digelar di Timur Alun-Alun Temanggung, Minggu, diikuti dari perwakilan Kabupaten Wonosobo, Temanggung, Magelang, dan Purworejo.

Dalam kegiatan yang mengusung tema "Tetep Putih Mboten Ngalih" tersebut, sebagian peserta mengecat rambut mereka dengan warna putih sebagai bentuk simbolis dukungan terhadap gubernur yang identik dengan warna rambut putih tersebut.

"Dulur Ganjar" yang datang untuk menggelar tasyakuran ini berasal dari berbagai kalangan masyarakat, mulai dari petani hingga seniman. Acara ini kami gelar, karena kemarin sempat was-was Ganjar tidak mencalonkan diri lagi menjadi Gubernur Jateng periode selanjutnya.

"Namun setelah beliau mengembalikan formulir kami merasa sangat puas. Dialah sosok yang pantas memimpin rakyat," kata Presiden Hokya, Yudha Sudarmaji.

Ia menuturkan Ganjar merupakan sosok yang selalu dekat dengan rakyat serta memiliki program yang berkualitas dan memihak terhadap kepentingan "wong cilik".

Selain itu, kinerja Ganjar selama menjadi orang nomor satu di Jawa Tengah juga telah terbukti, antara lain mendukung secara penuh kesenian daerah, pro terhadap petani, serta membantu majunya pembangunan seluruh daerah.

"Dia sosok yang digadang-gadang menjadi pemimpin sejati. Nyatanya, selama ini Pak Ganjar selalu mau mendengarkan aspirasi petani tembakau dengan menjadi fasilitator kami kepada pemerintah pusat. Belum lagi, berkat Pak Ganjar, DBHCHT telah mengalami kenaikan drastis," katanya.

Ketua "Dulur Ganjar" Kabupaten Temanggung, Susilo, mengatakan, tasyakuran ini juga sebagai bentuk doa massal agar Ganjar Pranowo dapat kembali lolos serta mendapatkan rekomendasi dari PDI Perjuangan untuk kembali maju sebagai calon gubernur periode 2018-2023.

"Ganjar tidak bisa berdiri sendiri, begitu pun kami. Tanpa Pak Ganjar mungkin akan berbeda. Beliau telah memberikan bukti nyata kerja untuk kepentingan rakyat kecil. Kami yang penting sepakat untuk terus memberikan suara agar Pak Ganjar kembali memimpin Jawa Tengah," katanya.

Editor: M Hari Atmoko

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca