ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Kamis, 23 Maret 2017

Enam Pelaku Penganiayaan di Solo Diamankan

| 118 Views
id polisi, pelaku penganiayaan, solo
Enam Pelaku Penganiayaan di Solo Diamankan
Wakil Kepala Polres Kota Surakarta AKBP Andi Rifai sedang menunjukan barang bukti sebilah pedang kasus penganiyaan di Mapolresta Surakarta, Senin (20/3). (foto:ANTARAJATENG.COM/Bambang DM)
Solo, ANTARA JATENG - Kepolisian Resor Kota Surakarta berhasil mengamankan enam orang diduga pelaku kasus penganiayaan terhadap korban di kawasan Jalan Irian, Kelurahan Tegalrejo, Jebres Solo.

Wakil Kepala Polres Kota Surakarta AKBP Andi Rifai, di Solo, Senin, mengatakan, enam pelaku yang diamankan tersebut empat di antaranya, anak masih di bawah umur sehingga harus ditangani secara khusus.

Dua pelaku kasus penganiayaan yakni M Ari Munandar (18) warga Gandekan Jebres Solo dan Danu Yunanto (19) wargaKadipiro Banjarsari Solo, sedangkan empat anak berisial AAD (17), NAS (17), RBP (15), BA (17), semuanya warga Solo.

Selain itu, petugas juga berhasil menemukan sejumlah bukti terkait kasus penganiayaan pakaian dan kendaraan pelaku, sebilah pedang, dan potongan kayu.

Peristiwa tersebut berawal belasan orang anggota kelompok massa di Solo melakukan aksi penggroyokan terhadap korban benama Andrean Batistuta warga Banjarsari Solo, di kawasan lapangan Mojosongo, Jebres pada Sabtu (18/3) malam.

Korban kemudian dibawa oleh para pelaku tersebut ke kawasan Jurug, Jebres, dan dia kembali dipukuli dan ditelanjangi yang kemudian ditinggal pergi.

"Korban setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit, kemudian melaporkan kejadian ini, ke polisi untuk dilakukan penyelidikan," katanya.

Polisi setelah mendapatkan laporan langsung bergerak melakukan penelusuran terhadap para pelaku. Petugas kemudian berhasil mengamankan enam dari belasan orang yang diduga terlibat penganiayaan.

"Pelaku lain yang terlibat dalam aksi penganiayaan ini, masih dalam pencarian," katanya.

Atas perbuatan pelaku yang masih di bawah umur akan dilimpahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Surakarta untuk penanganan khusus.

Namun, dua pelaku M Ari dan Danu dapat dijerat dengan Pasal 170 dan atau 361 tentang Penganiayaan bersama-sama di muka umum, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. 

Editor: Mahmudah

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca