ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Sabtu, 27 Mei 2017

Ganjar Tantang Manajemen Saripetojo Lebih Inovatif

| 730 Views
id ganjar tantang manajemen saripetojo lebih inovatif
Ganjar Tantang Manajemen Saripetojo Lebih Inovatif
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melakukan kunjungan kerja di Pabrik Es Saripetojo, Kabupaten Rembang, Kamis (2/7).
"Bisa 'gak' Saripetojo menjadi pabrik es terbesar di Rembang? Oleh karena itu pengelolanya perlu mengembangkan pabrik es ini," kata Ganjar saat melakukan kunjungan kerja di Pabrik Es Saripetojo di Kabupaten Tembang, Kamis.

Ganjar memberikan apresiasi terhadap pengelola Pabrik Es Saripetojo yang mampu meraih laba puluhan juta rupiah pada periode 2011 hingga Mei 2015, meskipun pada 2013 sempat mengalami kerugian Rp14 juta.

Menurut Ganjar, ada tiga pilihan yang dapat dilakukan Pemprov Jateng terhadap Pabrik Es Saripetojo yaitu dimatikan, tetap berproduksi tapi stagnan, atau ditingkatkan jumlah produksinya sehinggal bisa berkembang menjadi lebih besar.

"Saya mengapresiasi kinerja manajemen yang mampu meningkatkan laba tiap tahun, tapi harus ada peningkatan, buat 'business plan'-nya lalu dikirimkan ke Pak Dirut PD CMJT dan saya melalui email," ujarnya.

Pelaksana Tugas Manajer Pabrik Es Saripetojo Joni Hartanto mengungkapkan bahwa pabrik es yang terletak di Jalan Pasar No.1 Lasem, Kabupaten Rembang, itu menghadapi kendala seperti jumlah produksi es yang hanya 25 ton balok es per hari, sedangkan masih ada peluang untuk memasarkannya.

"Kami juga menghadapi persaingan antarpabrik es balok yang sudah menggunakan teknologi yang lebih modern dan berkapasitas lebih besar," katanya.

Kendala lain adalah pasokan bahan baku es balok berupa air tawar yang harus didatangkan dari lokasi yang cukup jauh sehingga menambah jumlah biaya produksi, mesin dan instalasi produksi es yang sudah tua, serta kebijakan pemerintah yang melarang nelayan menggunakan jaring cantrang sehingga kebutuhan es balok ikut menurun.

Editor: Achmad Zaenal M

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca