ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Jumat, 20 Oktober 2017

Gerakan Menanam Toga Warnai Hari Kartini di Temanggung

| 568 Views
id menanam toga, hari kartini, temanggung
Gerakan Menanam Toga Warnai Hari Kartini di Temanggung
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Temanggung menyerahkan tanaman obat kepada Ketua Panitia Hari Kartini 2017 Temanggung untuk ditanam di Gumuk Lintang. (Foto:ANTARAJATENG.COM/Heru Suyitno)
Temanggung, ANTARA JATENG - Gerakan menanam tanaman obat keluarga (toga) di kawasan Gumuk Lintang, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mewarnai peringatan Hari Kartini 2017 di daerah tersebut.

Ketua Panitia Hari Kartini Kabupaten Temanggung, Fenny Kristiana Yusuf Setiaji di Temanggung, Jumat, mengatakan acara gerakan wanita menanam dalam Hari Kartini dengan tema "Kita Tingkatkan Kesadaran Menanam Toga demi Selamatkan Lingkungan untuk Kesejahteraan Generasi Penerus".

Ia menuturkan sesuai tema tersebut maka pada hari ini para wanita yang hadir akan mempelopori sekaligus melaksanakan gerakan menanam toga di Gumuk Lintang ini dengan jenis tanaman obat yang ditanam terdiri atas sembilan jenis tanaman, yaitu kunir, kunir putih, jahe merah, jahe emprit, temu lawak, kemukus, merica, laos, dan kencur.

Ia berharap kegiatan ini akan memberikan inspirasi kepada seluruh wanita atau ibu-ibu di Kabupaten Temanggung bahwa menanam tanaman obat dapat dilaksanakan di sekitar pekarangan rumah dan tidak memerlukan lahan yang luas.

"Kegiatan menanam toga ini bila dilaksankan oleh seluruh rumah tangga di Kabupaten Temanggung akan mempunyai nilai manfaat yang sangat besar, yaitu memaksimalkan penggunaan lahan sekitar rumah sehingga tidak ada yang menjadi lahan tidur," katanya.

Ia menuturkan hasil toga juga dapat digunakan sebagai bumbu dapur sehingga akan menghemat pengeluaran belanja dapur rumah tangga.

Selain itu, katanya tersedianya obat herbal secara cepat dan tepat waktu untuk menanggulangi penyakit-penyakit ringan dalam keluarga.

Ia mengatakan kegiatan ini juga mengajarkan kepada generasi muda bahwa obat bisa didapat di sekitar rumah bila mampu memanfaatkan lahan yang ada untuk menanam toga.

"Melihat banyaknya manfaat dari menanam toga sebagaimana telah disebutkan di atas, saya sangat berharap agar kegiatan menanam toga ini dapat disebarluaskan sampai ke pelosok daerah dan semua keluarga dapat merasakan manfaatnya di kemudian hari," katanya.

Ia berharap kegiatan yang melibatkan kaum ibu seperti ini akan mendapat dukungan penuh dari pemkab Temanggung di kemudian hari.

"Percayalah bahwa para ibu di Kabupaten Temanggung ini sangat ingin berkiprah untuk memajukan Temanggung," katanya.

Editor: Mahmudah

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca