ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Rabu, 23 Agustus 2017

H-2, 4.000 Penumpang Diprediksi Masuk Stasiun Poncol

| 225 Views
id hendi, wali kota semarang, poncol
H-2, 4.000 Penumpang Diprediksi Masuk Stasiun Poncol
Semarang - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Muspida memantau arus mudik jelang Lebaran di Stasiun Poncol, Semarang, Selasa (20/6) (Foto: dok Humas Setda Kota Semarang)
Semarang, ANTARA JATENG - Jumlah penumpang kereta api (KA) yang memasuki Stasiun Poncol Semarang, Jawa Tengah, pada H-2 Lebaran diprediksi sebanyak 4.000 orang.

"Kami perkirakan pada H-2 Lebaran merupakan puncak arus mudik," kata Kepala Stasiun Poncol Semarang Budi Santoso di Semarang, Selasa.

Menurut dia, intensitas penumpang sebenarnya sudah meningkat sejak Jumat (16/6), bahkan mencapai 60 persen dari total penumpang pada hari-hari biasa.

Budi Santoso menyampaikan hal itu di sela tinjauan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama jajaran muspida.

Menurut dia, sebenarnya PT KAI sudah menyediakan KA tambahan untuk memfasilitasi pemudik. Akan tetapi, semua tiket KA sekarang ini sudah habis dibeli oleh pemudik jauh-jauh hari sebelumnya.

"Ya, kami sudah berusaha menambah KA untuk Lebaran tetapi (tiketnya, red.) sudah habis. Tiket `kan sudah dijual sejak 90 hari sebelum keberangkatan. Ya, memang `full` terus," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengakui jumlah pemudik yang menuju maupun berasal dari Semarang pada tahun ini memang meningkat dari total penumpang pada tahun-tahun sebelumnya.

"Alhamdulillah, semuanya berjalan baik, termasuk yang menggunakan angkutan KA di Stasiun Poncol ini. Ya, tadi bisa dilihat sendiri jumlah penumpang KA mengalami peningkatan," katanya.

Ia mengingatkan pengelola transportasi untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam melayani pemudik, termasuk kenyamanan mereka dalam menunggu moda transportasi, seperti di stasiun-stasiun.

Selain itu, Hendi--sapaan akrab Hendrar Prihadi--berharap ada penambahan KA lagi untuk melayani pemudik yang kehabisan tiket agar mereka bisa nyaman mudik menggunakan KA.

"Kursinya masih sangat kurang. Akan tetapi, ya, karena intensitas (penumpang, red.) sudah meningkat, kami maklum. Ya, kalau memungkinkan bisa ditambah lagi kursinya (daya tampung, red.)," pungkasnya.

Editor: Zuhdiar Laeis

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca