ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Kamis, 22 Juni 2017

Harga Cabai Rawit Berangsur Turun di Magelang

| 619 Views
id harga cabai rawit berangsur turun di magelang
Harga Cabai Rawit Berangsur Turun di Magelang
Seorang pedagang dengan dagangan cabainya di Pasar Rejowinangun Kota Magelang, Rabu (11/1). (Foto: Hari Atmoko/ANTARAJATENG.COM).
Magelang, Antara Jateng - Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional di Kota Magelang, Jawa Tengah, secara berangsur-angsur selama sepekan terakhir, turun dari semula sekitar Rp100.000 per kilogram saat ini Rp80.000.

"Mengalami penurunan sekitar satu pekan ini, turunnya sudah Rp20.000 per kilogram," kata seorang pedagang cabai di Pasar Rejowinangun Kota Magelang Umayah (48) di Magelang, Rabu.

Akan tetapi, katanya, minat masyarakat untuk membeli cabai rawit merah dalam jumlah cukup besar untuk memenuhi keperluan mereka, hingga saat ini masih relatif kecil.

Ia mengaku terjadinya penurunan pendapatan dari penjualannya akhir-akhir ini seiring dengan turunnya harga cabai tersebut. Pada minggu terakhir Desember 2016, dirinya bisa mendapatkan keuntungan Rp22.000 per kilogram. Saat itu, harga cabai relatif tinggi.

Ia mengakui pembeli mengurangi jumlah pembelian cabai seiring dengan masih mahalnya harga komoditas tersebut.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Magelang Joko Budiyono mengatakan petugas terus melakukan pemantauan secara khusus terhadap perkembangan harga cabai, terutama di Pasar Rejowinangun dan Pasar Kebon Polo.

Harga cabai rawit merah di Pasar Rejowinangun saat ini sekitar Rp80.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Kebon Polo sekitar Rp90.000 per kilogram.

"Belum kami ketahui penyebab perbedaan harga di dua pasar itu," katanya.

Harga cabai rawit hijau di Pasar Rejowinangun Rp50.000 per kilogram, cabai merah besar Rp40.000, cabai keriting besar Rp45.000, sedangkan harga cabai rawit hijau di Pasar Kebon Polo Rp55.000, cabai merah besar Rp45.000, dan cabai keriting besar Rp50.000.

Ia mengemukakan cuaca tidak menentu di daerah setempat menjadi salah satu penyebab harga cabai sempat mengalami peningkatan cukup signifikan.

Berbagai pasar tradisional di kota setempat, biasanya mendapat pasokan komoditas sayuran, termasuk cabai, dari sejumlah tempat di Kabupaten Magelang, seperti Kecamatan Muntilan dan Kaliangkrik.

Ia mengatakan para agen cabai di Kabupaten Magelang biasanya lebih mengutamakan pasokan komoditas itu ke Jakarta dan Batam karena harga jualnya lebih tinggi dibandingkan Kota Magelang.

Pada kesempatan itu, Joko juga mengatakan bahwa kenaikan harga cabai tidak memengaruhi secara signifikan terhadap harga kebutuhan pokok lainnya. Harga bawang merah relatif stabil sekitar Rp35.000, sedangkan bawang putih Rp23.000 per kilogram.

Pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap 19 jenis bahan kebutuhan pokok masyarakat yang dijual di berbagai pasar tradisional setempat, seperti beras, jagung pipilan, minyak goreng, daging, telur, gula pasir, susu, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, teri, ketela pohon, dan mi instan.

Editor: Mahmudah

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca