ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Kamis, 27 April 2017

Ibu, Anak, dan Keponakan Tewas Ditabrak Kereta Api

| 216 Views
id tewas, ketabrak ka
Ibu, Anak, dan Keponakan Tewas Ditabrak Kereta Api
Ilustrasi - Tewas. (Antaranews.com)
Semarang, ANTARA JATENG - Seorang ibu yang memboncengkan anak dan keponakannya tewas seketika setelah dihantam Kereta Api Kalijaga jurusan Semarang-Solo, di perlintasan tanpa palang pintu di Kelurahan Tambakrejo, Gayamsari, Kota Semarang, Jumat.

Sepeda motor yang ditumpangi ketiga korban dalam peristiwa nahas tersebut bahkan terseret hingga 300 meter.

Ketiga korban tersebut masing-masing diketahui bernama Maslikha (35), Rikha (7), dan Andika (5). Mereka merupakan warga Kampung Pondokan, Tambakrejo, Gayamsari, Kota Semarang.

Salah seorang saksi mata Wakijan mengatakan peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Maslikha menjemput anak dan keponakannya itu dari sekolah.

"Dari arah barat, setelah menjemput di sekolah lalu mau pulang," kata Ketua RW IV Kelurahan Tambakrejo tersebut.

Saat itu di perlintasan tanpa palang pintu itu, korban yang berboncengan menggunakan Honda Beat tersebut berhenti sejenak karena sebuah rangkaian kereta barang melintas.

Setelah KA melintas, korban bergegas memacu kendaraannya menyeberangi perlintasan rel ganda tersebut.

Saat menyeberang, korban tidak menyadari akan datangnya kereta lain dari arah utara.

Posisi KA Kalijaga yang sudah terlalu dekat itu membuat korban sudah tidak mungkin menghindar.

Ketiga jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Dr Kariadi Semarang setelah petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian.

Kapolsek Gayamsari Kompol Dedi Mulyadi menyangkan terjadinya kecelakaan tersebut.

Ia mengimbau pengguna jalan untuk lebih waspada ketika melalui perlintasan tanpa palang pintu.

Ia juga meminta pemangku kepentingan terkait untuk memperhatikan titik rawan berkaitan dengan perlintasan tanpa palang pintu ini.

Editor: Achmad Zaenal M

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca