ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Kamis, 25 Mei 2017

Imigrasi Wonosobo Tunda Penerbitan 154 Paspor

| 562 Views
id tunda penerbitan paspor
Imigrasi Wonosobo Tunda Penerbitan 154 Paspor
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo, Soeryo Tarto Kisdoyo (Foto:ANTARAJATENG.COM/Heru Suyitno)
Magelang, 18/5 (Antara) - Kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo menunda penerbitan sebanyak 154 paspor warga negara Indonesia yang diduga bakal bekerja secara nonprosedural ke luar negeri.

"Penundaan sejumlah penerbitan paspor tersebut dalam kurun waktu 1 Januari hingga 5 Mei 2017," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo, Soeryo Tarto Kisdoyo, di Magelang, Kamis.

Ia menyampaikan hal tersebut usai rapat evaluasi penerbitan paspor bagi calon jemaah haji dan umroh 2017 di Magelang.

Ia menuturkan modus yang sering dilakukan calon TKI nonpresedural dengan mengelabuhi petugas, antara lain melalui kegiatan haji/umroh/ziarah, magang/program kerja khusus/beasiswa, kunjungan keluarga, duta budaya, dan pernikahan.

Ia mengatakan modus mereka terbongkar setelah dalam tes wawancara atau interview oleh petugas, yang bersangkutan tidak dapat menujukkan bukti syarat dokumen kelengkapan hingga tidak memiliki alasan keberangkatan secara jelas.

"Sanksi yang kami berikan atas temuan itu hanya menunda penerbitan paspor karena memang statusnya masih dugaan. Namun demikian, bagi mereka yang menjadi perekrut para TKI tetap akan dijerat sanksi hukum dimana saat ini beberapa kasusnya masih ditangani pihak Bareskrim Polri," katanya.

Menurut dia upaya pengetatan terhadap prosedur penerbitan paspor seperti ini sangat penting untuk mencegah munculnya kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan kekerasan terhadap para TKI di luar negeri .

"Tidak hanya melalui penundaan penerbitan paspor, upaya mencegah munculnya kasus yang menyangkut TKI ilegal juga dilakukan dengan penundaan keberangkatan melalui berbagai pelabuhan udara," katanya.

Ia mengatakan secara nasional penundaan penerbitan paspor pada periode yang sama mencapai 3.162 paspor. Kantor Imigrasi Wonosobo menduduki urutan keempat setelah Kantor Imigrasi Batam (232), Tanjung Perak (220), dan Jember (191 ).

Editor: Heru Suyitno

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca