ANTARA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Senin menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Semarang 2010 sebanyak 1.100.078 atau berkurang sekitar 4.500 pemilih dari daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP).

Anggota KPU Kota Semarang Joko Santoso, di Semarang, Senin, mengatakan bahwa jumlah DPT tersebut merupakan akumulasi dari jumlah 536.086 pemilih laki-laki dan 563.992 pemilih perempuan. Sementara jumlah DPS sebelumnya sebanyak 1.104.597 pemilih.

"Pengurangan jumlah pemilih tersebut dikarenakan adanya masukan dari masyarakat dan panitia pengawas pemilu setelah DPS diumumkan. Di antaranya karena ada yang meninggal dunia, pindah tempat tinggal, tidak dikenal, dan berubah status sipil menjadi TNI/Polri," katanya.

Berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan PPK, ada 1.549 orang yang meninggal dunia masuk dalam DPS, 159 orang yang pindah status dari sipil menjadi TNI/Polri, 4.470 orang tidak dikenal termasuk yang memiliki identitas ganda.

Joko mengatakan bahwa setelah DPT diumumkan, maka tidak akan ada perubahan jumlah pemilih Pemilukada Kota Semarang 2010. Meskipun begitu, KPU Kota Semarang bertugas untuk memelihara jumlah DPT, yakni jika masih ada data kembar atau pemilih yang meninggal dunia, serta pindah domisili, maka akan dilakukan pencoretan.

"Data dicoret, akan tetapi tidak mengurangi jumlah yang ada, karena data DPT dan TPS menjadi acuan pelaksanaan proses lelang," katanya.

Jumlah TPS sendiri ada, 2.792 TPS dan 10 TPS khusus yang ditempatkan di rumah sakit. Sejumlah rumah sakit tersebut yakni RSUP dr. Kariadi dua TPS, dan lainnya masing-masing satu TPS di RSUD Ketileng Kota Semarang, RS Tugurejo, RS Elisabeth, RS Tlogorejo, RS Roemani, RS Pantiwiloso Jalan Citarum, RS Pantiwiloso Jalan dr.Cipto, dan RS Sultan Agung.

Joko mengatakan, setelah penetapan DPT akan dilakukan proses lelang untuk pengadaan barang-barang Pemilukada Kota Semarang yakni logistik, kartu pemilih, surat suara, serta alat tulis lainnya untuk TPS.

Untuk di lembaga pemasyarakatan, lanjut Joko, tidak masuk TPS khusus. LP Kedungpane masuk dalam TPS 8 Kelurahan Wates dengan jumlah pemilih 457 orang. Sedangkan di LP Bulu Wanita masuk ke TPS 5 Kelurahan Pindrikan Kidul dengan 41 pemilih.

Tahapan lainnya yakni pendaftaran bakal calon pasangan wali kota dan wakil wali kota oleh partai politik atau gabungan partai politik dijadwalkan tanggal 20 Februari 2010. Sedangkan pemungutan suara tanggal 18 April 2010. s
  • Facebook
  • Digg
  • Technorati
  • del.icio.us
  • Slashdot
  • DZone
  • StumbleUpon