Berita Terkait
ANTARA - Penarikan retribusi pedagang kaki lima (PKL) di Kota Semarang selama 2011 memberi sumbangan terhadap pendapatan asli daerah sebesar Rp1,4 miliar.



"Retribusi terbesar diperoleh dari PKL yang berada di kawasan Semarang Tengah karena memang di daerah tersebut banyak pedagangnya," kata Kepala Dinas Pasar Kota Semarang Abdul Madjid di Semarang, Selasa.

Ia memperkirakan retribusi PKL pada 2012 akan meningkat dan ditargetkan bisa meraup sekitar Rp2 miliar. "Sementara PAD Dinas Pasar di luar PKL pada 2011 tercapai Rp14 miliar, dan tahun ini ditargetkan bisa mencapai Rp15 miliar," ujarnya.

Terkait target yang hanya naik Rp1 miliar, menurut abdul Madjid, karena tahun ini dilakukan revitalisasi Pasar Bulu yang secara otomatis akan mengurangi pendapatan.

Ia mengatakan, untuk dapat meraih target, Dinas Pasar akan bekerja sama dengan pihak ketiga yang bertugas menarik retribusi.

Keterlibatan pihak ketiga tersebut hanya bekerja sama untuk penarikan retribusi, bukan sifatnya memborong, karena seluruh kewenangan ada di tangan Dinas Pasar.

"Jadi hanya juru pungut, sehingga diharapkan hasil yang diperoleh juga lebih maksimal. Meski demikian keterlibatan pihak ketiga tersebut saat ini masih dikaji," ujarnya.

Saat ditanya apakah kerja sama dengan pihak ketiga itu perlu persetujuan para wakil rakyat, Abdul Madjid menjelaskan tidak diperlukan persetujuan DPRD.

"Tidak perlu melalui DPRD, karena ini bukan diborongkan, tetapi kerja sama, karena hanya dibutuhkan juru pungut retribusi," katanya.

Besaran retribusi, kata Abdul Madjid, masih sesuai dengan peraturan daerah sebelumnya. Untuk PKL yang berada di "shelter" kawasan Simpanglima masih dikaji untuk membayar retribusi lebih tinggi dibandingkan para PKL yang tidak mendapatkan fasilitas.

"PKL kawasan Simpanglima mendapatkan fasilitas meja dan kursi serta tenda secara gratis, tidak dikenai pungutan sama sekali," katanya.

Editor : Achmad Zaenal M


Komentar Pembaca

Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar