ANTARA Jateng - Sebanyak 318 siswa Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulamat Banat Kudus menggelar doa bersama atau istighatsah, Kamis, untuk memantapkan hati sebelum menempuh ujian nasional.



Doa bersama oleh siswa MA NU Banat dari jurusan IPA, IPS, Keagamaan, dan Bahasa itu dilakukan di musala sekolah yang dipimpin oleh guru sekolah yang dimulai pukul 09.30 WIB.

Para siswa juga turut berdoa untuk masyarakat Aceh, khususnya para pelajar yang hendak melaksanakan UN agar diberikan kekuatan dan ketabahan setelah sempat terjadi gempa Rabu (11/4).
Kegiatan yang setiap tahun dilakukan menjelang UN rutin tersebut diawali dengan ceramah soal motivasi yang disampaikan oleh Ketua Badan Pelaksana Pendidikan Madrasah NU (BPPMNU), Muhammad Maksum, kemudian dilanjutkan dengan doa, pembacaan asmaul husna, manakib, dan khataman Alquran.

Menurut Wakil Kepala Sekolah MA NU Banat Kudus bagian kehumasan, Muhamad Amin, doa bersama ini, merupakan salah satu upaya menyiapkan kesapan mental, kematangan diri, dan kejujuran para siswa selama pelaksanaan UN.

"Mudah-mudahan selama pelaksanaan UN nantinya berjalan dengan lancar, serta para siswa juga mendapatkan ilmu yang barokah dan bisa mlanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi," ujarnya.

Sejauh ini, kata dia, doa bersama ini rutin kami gelar setiap tahun, meskipun persiapan sekolah dengan menambah jam pelajaran juga dilakukan sejak semester genap.

Awalnya, kata dia, kegiatan belajar mengajar siswa dimulai pukul 06.45 WIB hingga 13.30 WIB, namun sejak semester genap jam pelajarannya ditambah lagi dari pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.15 WIB.

Istighosah kali ini, kata dia, merupakan istighosah yang paling akhir, setelah sebelumnya juga digelar rangkaian kegiatan serupa sejak semester dasar setiap minggu, yakni pembacaan asmaul husna, manakib, khataman Alquran.
Selain itu, kata dia, siswa juga diminta melakukan doa sendiri dengan membaca surat fatihah sebanyak 70 kali selama sepekan, serta kataman Al Quran setiap satu tahun sekali.

Sebelum menggelar doa bersama, katanya, para siswa juga berziarah ke Makam Sunan Kudus, Kamis (12/4) sekitar pukul 07.30 WIB, untuk mendapatkan berkah.

Selain itu, lanjut dia, setiap siswa juga diminta belajar tekun di rumah, mengingat UN tahun ini tidak ada kesempatan mengulang bagi siswa yang tidak lulus.

Bahkan, lanjut dia, doa bersama sudah dilakukan oleh para siswa dari tingkat Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, SMA, dan MA yang berada di bawah kepengurusan BPPMNU.

Salah seorang siswa, Atiha (17) berharap doa bersama ini bisa menambah rasa kepercayaan diri sehingga selama pelaksanaa UN diberikan kelancaran dan kemudahan dalam menjawab soal ujian.

"Semoga semua siswa MA NU Banat Kudus lulus 100 persen seperti tahun sebelumnya," ujarnya.

Editor : Achmad Zaenal M


Komentar Pembaca

Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar