ANTARA Jateng - Sebanyak 24 desa/kelurahan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah segera mendapatkan bantuan pembangunan sanitasi perkotaan berbasis sasyarakat (SPBM) melalui program Urban Sanitation and Rural Infrastructure (USRI) 2012.

Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jepara, Rudhy Bambang didampingi Kabid Prasarana dan Pengembangan Wilayah, Suyono di Jepara, Kamis, setiap desa/kelurahan yang mendapatkan bantuan pembanguan sanitasi pada tahun ini harus memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan.

Apabila desa yang diusulkan tidak memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP) Jateng, katanya, bantuan tersebut bisa dialihkan ke desa/keluarahan lainnya.

Sebanyak 24 desa/kelurahan yang mendapatkan bantuan tersebut, tersebar di lima Kecamatan di Kabupaten Jepara.

Di antaranya di Kecamatan Kota meliputi, Desa Demaan, Wonorejo, Bandengan, Mulyoharjo, Kecamatan Tahunan meliputi, Desa Demangan, Mantingan, Semat, Mangunan, Sukodono, Petekeyan, Telukawur, Platar, Tegalsambi, dan Tahunan.

Sementara di Kecamatan Kalinyamatan, meliputi Desa Batukali dan Bandungrejo, sedangkan di Kecamatan Pecangaan, meliputi Desa Kaliombo, Pulodarat, Gerdu, Ngeling dan Pecangaan Wetan.

Untuk Kecamatan Welahan, meliputi Desa Ketilengsingolelo, Kedungsarimulyo, dan Gidangelo.

Awalnya, kata dia, Pemkab Jepara mengusulkan 25 desa/kelurahan untuk mendapatkan bantuan, namun hanya 24 desa/kelurahan yang disetujui.

Sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, yakni mempunyai strategi sanitasi kota (SSK) dan sudah menerima tiga kali kegiatan Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) dan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) Perkotaan.

Selain itu, kata dia, penerima bantuan juga masih memiliki permasalahan di bidang sanitasi. Alokasi dana untuk setiap desa/kelurahan, maksimal sebesar Rp350 juta.



Editor : M Hari Atmoko


Komentar Pembaca
  • H. Ahmad Sholeh, S.Pd.I, MM, M.Pd.I
    saya selaku ketua KSM sido makmur Desa rengging, telah melaksanakan Proyek Sanitasi USRI IPAL 3 tempat hanya dengan dana sebesar Rp. 280 jt. sedangkan lainnya hanya membuat satu tempatdgb dana 350 jt. untuk itu sy mohon kepada BAPEDA utk dpt menyesuaikan anggaran. sekarang yg 2 tempat sudah jadi 100% hanya dg dana 280 jt.
Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar