Berita Terkait
Jakarta, ANTARA Jateng - BMW telah mengakhiri kerjasama dengan General Motors Co dalam mengembangkan teknologi "fuel cell". Produsen mobil mewah terbesar di dunia itu kini menggandeng mitra baru Toyota Motor Corp

"Kami masih berbicara dengan GM, tetapi tidak lagi soal 'fuel cell'," kata Juru Bicara BMW AG Alexander Bilgeri seperti dikutip Bloomberg.

BMW dan Toyota berencana mengembangkan kerjasama fuel cell dan komponen mobil listrik, kata sumber menjelang pengumuman resmi.

Kepala Eksekutif BMW Norbert Reithofer dan Presiden Toyota Akio Toyoda telah menjadwalkan konferensi pers pada 29 Juni.

Sebelumnya BMW mengatakan pada 12 Desember telah melakukan pembicaraan dengan GM untuk teknologi sel tersebut. Bergabungnya Toyota akan memperluas kerjasama yang ditandatangain 1 Desember tahun lalu tentang peningkatan kinerja baterai ion-lithium.

Pada saat itu, mereka mengatakan akan mengeksplorasi proyek lain untuk mengembangkan teknologi hemat bahan bakar teknologi. Der Spiegel sebelumnya melaporkan kerjasama itu diperluas antara BMW dan Toyota.

"Kami memiliki berbagai hubungan bisnis dengan produsen mobil sekaligus menjelajahi bentuk potensi kerjasama," kata Juru Bicara GM di Eropa Marc Kempe. "Tidak ada yang harus diumumkan tekait BMW."

Kemitraan penelitian menjadi umum dalam industri otomotif karena produksi.
(adm)


Editor : Totok Marwoto


Komentar Pembaca
Kirim Komentar
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar