Semarang, ANTARA Jateng - Akademi Kepolisian Semarang menyatakan siap menjadi destinasi wisata dengan berbagai potensi obyek wisata dan kekayaan budaya nusantara di area pendidikan kepolisian tersebut.

"Akpol siap menjadi destinasi wisata dan tidak eksklusif tetapi juga terbuka untuk masyarakat misalnya yang ingin jogging track," kata Gubernur Akademi Kepolisian Semarang Irjen Pol Djoko Susilo seusai acara temu pelaku wisata di Semarang, Jumat.

Sejumlah potensi yang ada di Akpol di antarnya adanya area publik, hutan kampus, museum Akpol, ruang seminar, dormitori, perpustakaan, dan "performance" taruna-taruni.

Ada gedung pertemuan yang mampu menampung hingga 2.000 orang, selain itu ada juga gedung-gedung pertemuan lainnya dengan kapasitas 300 orang hingga 1.000 orang.

Selain gedung pertemuan, di Akpol Semarang juga terdapat tempat olahraga seperti sepakbola, tennis, lapangan tembak, kolam renang, dan infrastruktur lainnya yang bisa dimanfaatkan.

Sementara untuk seni dan budaya, lanjut Djoko Susilo yang bisa dikaitkan dengan kearifan lokal adalah drum band, drum corps, tek-tek, tari tradisional, musik kontemporer, dan pentas budaya lokal.

"Ada area yang untuk publik dan terbuka setiap hari dan ada yang khusus untuk taruna-taruni," katanya.

Dalam kesempatan sama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Nurjanah mengakui potensi wisata di Akpol Semarang sangat luar biasa.

"Akpol sudah sangat siap untuk menjadi destinasi wisata dan kami dari Disbudpar Kota Semarang saat mendukung dengan sudah melakukan pembinaan untuk potensi seni dan budayanya," katanya.

Disbudpar Kota Semarang, lanjut Nurjanah juga sudah mulai melakukan promosi untuk lebih mengenalkan Akpol sebagai destinasi wisata.

Editor : Nur Istibsaroh


Komentar Pembaca
Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar