BPPT Luncurkan Prototipe Mesin e-Voting
Rabu, 04 Jul 2012 11:35:44 WIB
Oleh : -
Jakarta, ANTARA Jateng - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) meluncurkan prototipe perangkat pemilihan umum elektronik (e-voting) praktis.
Menurut Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi BPPT Hammam Riza, mesin itu merupakan hasil pengembangan baru dari sistem e-voting yang menggunakan perangkat komputer biasa atau monitor layar sentuh ditambah pencetak dan pembaca kartu pintar.
"Embedded Voting Machine baru ini bersifat portable karena kecil dan ringan, mudah digunakan, mampu menghitung suara dengan cepat, mengirimkan hasilnya dengan cepat, dapat diaudit dan mengacu pada asas langsung umum bebas rahasia," katanya di Jakarta, Selasa.
Perekayasa program e-voting BPPT Wenwen Ruswendi menambahkan, mesin itu juga dilengkapi dengan tombol huruf Braile dengan keluaran audio bagi pemilih tunanetra.
"Kami juga terus menyempurnakannya sehingga mesin yang besarnya masih sekitar 30 sentimeter kubik ini bisa menjadi lebih kecil lagi dan bisa lebih murah lagi, tak sampai Rp2 juta per unit untuk satu tempat pemungutan suara," katanya.
Lebih lanjut Hammam menjelaskan, penggunaan mesin e-voting berbasis teknologi informasi dan komunikasi bisa menekan biaya pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah sampai 50 persen karena akan menghemat biaya pemungutan suara, tabulasi, rekapitulasi hingga audit suara.
Sebelumnya Kepala BPPT Marzan A Iskandar mengatakan, penyelenggaraan pemilu kepala daerah di 31 provinsi pada 2010 menelan biaya Rp3,5 triliun, ongkos yang besarnya fantastis untuk sebuah demokrasi.
Ia menambahkan, ongkos pemilihan umum di negara-negara yang menggunakan teknologi e-voting lebih hemat karena mereka tak perlu mencetak surat suara serta bisa melakukan penghitungan suara, pengiriman suara ke pusat data, dan penayangan hasil pemungutan secara cepat, akurat dan transparan.
Editor :
Totok Marwoto
Kirim Komentar