Suasana di dalam bus rapid transit (BRT) Trans Semarang. (foto: PKS Gajahmungkur)

Berita Terkait
Semarang, ANTARA Jateng - Pengusaha di Kota Semarang menyatakan siap mengikuti lelang bus rapid transit (BRT) Koridor II yang dilaksanakan pemerintah daerah setempat dan sudah menyiapkan 22 bus.

"Kami siap mengikuti lelang yang saat ini dalam proses," kata Pimpinan konsorsium 11 perusahaan otobus yang juga Direktur PT Trans-Semarang Tutuk Kurniawan ditemui sela acara temu wisata di Hotel Crown Semarang di Semarang, Jumat.

Tutuk mengatakan konsorsium dari 11 perusahaan tersebut terdapat enam group pengusaha dari total sekitar 14 pengusaha yang memiliki bus di rute Terminal Sisemut-Terminal Terboyo, sehingga tidak merugikan pengusaha.

"Kami siap menerima hasil lelang, sehingga tidak ada istilah monopoli," katanya.

Menurut Tutuk istilah monopoli oleh PT Trans-Semarang juga tidak ada karena pengusaha terbentuk dalam konsorsium pemilik rute terkait.

Tutuk menegaskan bahwa untuk BRT Koridor II ini tidak ada subsidi dari pemerintah dan tidak ada anggaran atau penyediaan bus dari pemerintah seperti BRT Koridor I sebanyak 20 bus.

Bagi pemenang, akan bertugas menyediakan seluruh bus. Setelah BRT Trans-Semarang Koridor satu dan dua kelar, Pemkot Semarang akan kembali mengoperasikan koridor berikutnya.

PT Trans-Semarang selain menjalankan BRT di Semarang juga menjalankan BRT di daerah lain yakni di Pekanbaru dan Balikpapan.

Editor : Achmad Zaenal M


Komentar Pembaca
  • Edy Suroto
    kalo boleh tau siapa saja yang ikut lelang..........................
Kirim Komentar
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar