Semarang, ANTARA Jateng - Jawa Tengah mengincar empat medali emas dari Ajeng Anindya dan Alan Chandra pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau, 9-20 September 2012.



"Kalau untuk keduanya kami merasa optimistis bisa meraih medali emas karena level mereka sudah internasional. Tetapi tidak menutup kemungkinan atlet lainnya juga bisa menyumbangkan medali," kata Kabid Binpres Pengprov Perserosi Atik Kusmiati di Semarang, Jumat.

Selain sebagai peraih medali emas pada PON XVII/2008 Kalimantan Timur, Alan dan Ajeng juga mampu tampil cemerlang pada ajang SEA Games 2011 dengan meraih maasing-masing dua keping medali emas.

Alan Chandra meraih medali emas pada SEA Games 2011 melalui nomor 3.000 meter relay beregu dan 300 Individual Time Trial (ITT), sedangkan Ajeng meraih emas dari 10 ribu meter eliminasi dan 5.000 meter.

"Atlet Jateng lainnya Erlangga juga menyumbangkan satu medali emas, sedangkan Arif Rahman meraih satu perak. Mudah-mudahan prestasi mereka di PON mendatang bisa berlanjut dan mereka memang menjadi tumpuan Jateng," katanya.

Sebelum tampil pada pesta olahraga multievent empat tahunan di Riau mendatang, Pengprov Perserosi Jawa Tengah menerjunkan delapan alet pada test event di Siak Riau, 14-16 Juli 2012.

Pada test event ini Jateng tidak memasang target karena memang tujuannya hanya untuk mencoba venue serta kondisi lapangan di Siak yang akan digunakan untuk perlombaan cabang sepatu roda PON mendatang.

"Kami memang tidak ingin mengumbar strategi di sana karena event yang sebenarnya adalah pada PON mendatang," katanya.

Kedelapan atlet sepatu roda yang diberangkatkan ke test event di Riau adalah Alan Chandra (1500 meter sprint, point to point 5.000 meter, dan 5.000 meter relay), Agus Muryanto (300 meter ITT dan relay), Bagus Lasmendra (5.000 meter).

Kemudian Sadi Janas (300 meter ITT), Denta Iswara (300 meter ITT dan 1.500 meter), Riski Adianprasasti (300 meter ITT dan 500 meter), Ajeng Anindya (sprint 1.500 dan PTP 5,00 meter, serta relay), dan Erlangga Ardianza (300 meter dan sprint 1.500).

"Satu atlet pelatda lainnya Arif Rahman sebenarnya akan turun pada nomor 1.500 meter dan relay, tetapi tidak bisa ikut karena saat yang bersamaan akan diwisuda," katanya.

Editor : Hernawan W


Komentar Pembaca
Kirim Komentar
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar