Semarang, ANTARA Jateng - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah menggelar Festival Industri Makanan 2012 di Java Mal Semarang yang diikuti puluhan pengusaha berbagai kabupaten dan kota.



"Kami ingin mengangkat produk makanan dan minuman lokal dan tradisional di tengah persaingan makanan modern," kata Kepala Disperindag Jateng Ihwan Sudrajat usai pembukaan festival di Semarang, Jumat.

Dengan digelarnya festival makanan lokal yang berlangsung 13-15 Juli 2012 itu di mal, kata dia, pihaknya ingin membuktikan bahwa produk makanan Jateng dapat diterima konsumen dari berbagai kalangan.

Menurut dia, nilai transaksi produk diharapkan bisa lebih tinggi dengan digelar di mal yang banyak dikunjungi masyarakat berbagai kalangan, sekaligus menunjukkan makanan lokal tak kalah dengan makanan modern.

Ia mengakui bahwa persaingan dunia industri makanan saat ini kian ketat sehingga produk makanan lokal harus disiapkan untuk menjadi penguasa pasar di negeri sendiri, salah satunya melalui festival tahunan itu.

Untuk membuat produk makanan dan minuman lokal dapat bersaing, kata dia, banyak aspek yang perlu dibenahi, seperti pengemasan produk yang harus dibuat menarik sehingga memiliki nilai jual yang lebih.

"Kami telah menyiapkan Balai Instalasi Kemasan yang akan mengajak dan membina para pengusaha makanan dan minuman lokal untuk mengemas produk-produk yang dihasilkan secara baik dan menarik," katanya.

Disinggung mengenai pemasaran produk makanan dan minuman lokal ke luar negeri, Ihwan menjelaskan kontribusi industri makanan dan minuman lokal seperti produk olahan hasil laut sudah cukup besar.

"Pasar luar negeri yang kami bidik adalah negara-negara di kawasan Asia Tenggara, Afrika Selatan, serta China," jelas Ihwan.

Festival yang diikuti 60 pengusaha industri makanan dan minuman lokal Jateng itu menampilkan beragam produk, seperti sale pisang, kacang mete, berbagai olahan ikan bandeng, olahan ubi, dan olahan susu.

Pada pergelaran Festival Industri Makanan 2012 itu juga akan diberikan penghargaan "Industri Kecil Menengah (IKM) Pangan Award" kepada kalangan IKM yang dinilai memiliki kontribusi positif melalui produknya.

Selain itu, festival tersebut turut pula dimeriahkan oleh berbagai hiburan, lomba menggambar, festival masakan ikan bandeng, dan demo memasak.

Editor : Hernawan W


Komentar Pembaca
Kirim Komentar
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar