ilustrasi (Foto ANTARA)

Berita Terkait
Kudus, ANTARA Jateng - Sebanyak 15 dari 26 peserta audisi PB Djarum dinyatakan lulus seleksi final, kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin.


"Pada tahap karantina selama sepekan yang diikuti 26 peserta yang dinyatakan lolos seleksi tahap keempat, yakni tes fisik, semua peserta menjalani program latihan seperti halnya atlet PB Djarum," ujarnya di Kudus, Sabtu.

Setiap hari, katanya, terdapat dua sesi latihan, untuk setiap sesia para peserta audisi tersebut harus menjalani program latihan selama tiga jam.

Jenis latihan yang dijalaninya, yakni latihan fisik, teknik, dan strategi bermain.

Program latihan tersebut, katanya, sama halnya dengan program latihan yang dijalani para atlet PB Djarum.

Para peserta audisi tidak hanya diminta menjalani latih tanding lawan peserta audisi yang lainnya, melainkan juga lawan atlet PB Djarum.

Selama sepekan, katanya, peserta akan menjalani seleksi final yang menjadi penentu sebagai atlet PB Djarum.

Menurut dia, mental pemain juga menjadi pertimbangan, mengingat kasus sebelumnya terdapat atlet yang dinyatakan lolos seleksi audisi akan tetapi menangis ketika ditinggal orang tuanya.

"Seharunya, pisah dengan orang tua dan jauh dari rumah tidak menjadi kendala bagi atlet yang memiliki mental siap bertanding," ujarnya.

Terkait dengan persyaratan administrasi, seperti surat keterangan pindah dari klub asal serta surat-surat pendukung lainnya, kata dia, jarang terjadi permasalahan berarti.

Kelima belas peserta audisi yang dinyatakan lolos seleksi final, yakni untuk atlet putri Alya Rahma Mulyani dari Tasikmalaya, A'isyah Sativa Fatetani dari Banyumas, Karina Ria Hardianti dari Balikpapan, Desandha Vegarani Putri dari Jakarta, Helena Ayu Puspitasari dari Klaten, Lisa Ayu Kusumawati dari Sleman, dan Era Dzulzilati Malikul dari Surakarta.

Sedangkan atlet putra, yakni Adiya'at Alfitrianta Wibawa dari Bogor, Jim Jason Kiazen dari Jakarta, Handoko Yusuf Wijayanto dari Jakarta, Respati Banuaji dari Tangerang, Sindu Yoga Subaktya dari Nganjuk, Vero Wisnu Kusuma Wardana dari Pati, Bobby Setiabudi dari Situbondo, dan Devand Riefky Reksadillano dari Sukoharjo.



Editor : Mahmudah


Komentar Pembaca
Kirim Komentar
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar