Semarang, ANTARA Jateng - National Paralympic Committee (NPC) mempertanyakan Surat Keputusan (SK) pelaksanaan pelatnas bagi atlet yang dipersiapkan tampil pada Paralympic London, Inggris, 27 Agustus hingga 9 September 2012.

Ketua Umum Pengurus Pusat NPC Senny Marbun ketika dihubungi dari Semarang, Senin, mengatakan bahwa pelaksanaan Paralympic kurang satu bulan lebih tetapi Satlak Prima belum mengeluarkan SK untuk pelatnas.

"Saya sendiri bingung karena sampai sekarang ini belum ada SK untuk menggelar pelatnas padahal waktunya tinggal satu bulan lebih," katanya.

Meskipun kekuatan kontingen Indonesia kecil (empat atlet), kata dia, tentunya harus ada pelatnas yang diakui oleh induk organisasi olahraga di Tanah Air ini. "Saya berharap Satlak Prima segera mengeluarkan SK supaya pelatnas bisa jalan secepatnya," katanya.

Idealnya, menurut dia, untuk menghadapi event besar tingkat dunia ini pelatnas harus dimulai minimal satu bulan sebelum event tersebut berlangsung, tetapi ternyata sampai kini belum ada tanda-tanda ke arah sana.

Ia mengakui bahwa sejak awal Mei 2012 NPC sudah menggelar pelatnas tentunya biayanya menggunakan dana talangan dari NPC sendiri. "Saya berpikiran untuk menghadapi event besar tidak bisa persiapan dilaksanakan secara dadakan," katanya.

Ia menambahkan sampai saat ini sudah enam atlet dari empat cabang olahraga yang menjalani pelatnas di Solo, Jawa Tengah, sejak Mei 2012 meskipun belum semuanya berkumpul di Solo karena ada yang sedang mengikuti event di luar negeri.

Keenam atlet tersebut tiga dari cabang olahraga atletik yaitu Martin Losu, Suyono, dan Budi Hartanto kemudian Agus Ngaiman (renang), I Nengah Widiasih (angkat berat), dan David Jakobs (Tenis meja).

Ia mengatakan cabang olahraga atletik masih tiga atlet karena sampai kini masih menunggu penunjukan dari International Paralympic Committee (IPC), siapa yang akan menjadi wakil Indonesia pada Paralympic di London mendatang.

"Kalau untuk David Jakobs, I Nengah Widiasih, dan Agus memang sudah ada penunjukkan dari IPC sehingga mereka sudah pasti berlaga di London mendatang," katanya menegaskan.

Dari empat cabang olahraga yang diberangkatkan ke Paralympic mendatang, menurut dia, cabang tenis meja diharapkan bisa membawa pulang medali. "Apakah itu emas, perak, atau perunggu, kita berharap David Jakobs bisa membawa pulang medali," katanya.

Editor : Mahmudah


Komentar Pembaca
Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar