Kudus, ANTARA Jateng - Perum Bulog sub Divre II Pati, Jawa Tengah, memastikan ketersediaan beras yang ada cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah eks-Karesidenan Pati hingga Maret 2013, karena stok yang tersedia sebanyak 74.658 ton setara beras.



"Berdasarkan data per 16 Juli 2012, stok beras yang dikuasai oleh Perum Bulog Pati sebanyak 74.658 ton. Stok tersebut, merupakan hasil penyerapan atau pembelian terhadap beras petani melalui mitra Bulog," kata Kepala Perum Bulog sub-Divre II Pati Tatang Sutarna melalui Kasi Pelayanan Publik Kholisun ketika mengikuti rapat koordinasi ekonomi, keuangan dan industri daerah (Ekuinda) di gedung Setda Kabupaten Kudus, di Kudus, Rabu.

Puluhan ribu ton beras hasil penyerapan tersebut, tersimpan di sejumlah gudang Bulog yang tersebar di lima kabupaten meliputi Kabupaten Pati, Kudus, Jepara, Rembang, dan Blora.

Jumlah mitra yang menjalin kerja sama dengan Bulog sub Divre II Pati mencapai puluhan mitra yang sudah tercatat dan melakukan verifikasi pendataan.

Selain dukungan mitra, penyerapan beras petani juga didukung unit pengolahan gabah dan beras (UPGB) dan satuan petugas yang diterjunkan langsung ke lapangan.

Adapun rincian stok beras di masing-masing gudang, yakni untuk tiga gudang yang ada di Kabupaten Pati totalnya sebanyak 18.254 ton, Kabupaten Kudus sebanyak 5.992 ton, Kabupaten Jepara sebanyak 987 ton, Kabupaten Rembang sebanyak 10.708 ton, dan Kabupaten Blora sebanyak 14.868 ton.

Stok beras tersebut, katanya, tidak hanya cukup memenuhi kebutuhan beras untuk masyarakat miskin (raskin), melainkan bisa untuk memenuhi golongan anggaran (golang) dan intervensi pasar ketika terjadi lonjakan harga beras di pasar sampai dengan Maret 2013.

Untuk itu, kata dia, ketahanan stok yang dikelola Perum Bulog Pati cukup kuat.

Ia berharap, pelaku usaha di bidang perberasan juga dapat menambah suplai beras di pasar, sehingga harga beras pada bulan puasa dan menjeleng Lebaran di tingkat konsumen terkendali.

Editor : Nur Istibsaroh


Komentar Pembaca

Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar