Bupati Magelang Singgih Sanyoto (kanan) menyalami sejumlah pedagang saat meninjau pembangunan pasar darurat Kecamatan Bandongan, Selasa (7/8). Pasar Bandongan terbakar pada Minggu (15/7) malam, sedangkan pemkab setempat secepatnya membangun pasar darurat itu agar para pedagang bisa kembali berjualan secara baik, apalagi saat ini menjelang Lebaran 2012. (Sukindro Atmaja/Humas Pemkab Magelang)

Berita Terkait
Magelang, 7/8 ANTARA Jateng - Para pedagang merasa puas atas pembangunan lokasi darurat Pasar Bandongan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sebagai tempat berjualan mereka sementara waktu akibat lokasi utama mereka terbakar belum lama ini.

Bupati Magelang Singgih Sanyoto didampingi Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Magelang Utoyo dan pejabat instansi terkait lainnya saat meninjau kondisi terakhir pembangunan pasar darurat Bandongan itu di Magelang, Selasa, mengharapkan para pedagang tetap bersabar terhadap langkah lanjutan terkait penanganan kebakaran pasar tersebut.

Ia mengharapkan, para pedagang bisa kembali berjualan seperti sedia kala meskipun masih berada di pasar darurat.

"Meskipun ini pasar darurat, namun kondisinya cukup bagus dan kuat. Untuk itu marilah kita jaga bersama agar tempat sementara ini juga aman, nyaman, dan dapat dipergunakan dengan baik," katanya.

Pemkab Magelang akan segera mengupayakan pembangunan kembali Pasar Bandongan dengan memprioritaskan di lokasi yang lama.

Ia mengharapkan, pada 2013 pasar permanen di pusat kota Kecamatan Bandongan yang tak jauh dari Kota Magelang itu sudah dapat dibangun.

Ketua Peguyuban Pasar Bandongan Sugiyatno mengatakan, para pedagang di pasar setempat puas atas kinerja pemkab.

"Pihak pemkab telah bekerja dengan sigap dan cepat, sehingga pasar darurat dalam waktu cukup singkat dapat terwujud dengan cukup baik," katanya.

Ia mengatakan, semua pedagang di Pasar Bandongan dapat tertampung di pasar darurat tersebut dan aktivitas mereka tidak sampai meluber hingga tepi jalan-jalan di kawasan itu. Pasar Bandongan terbakar pada Minggu (15/7) malam.


Editor : M Hari Atmoko


Komentar Pembaca
Kirim Komentar
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar