Semarang, 7/8 ANTARA Jateng - Pemerintah Kota Semarang menyediakan ruang laktasi dan diharapkan para pegawai negeri sipil (PNS) yang memiliki bayi tetap dapat memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan.



"Sekarang para PNS di Kota Semarang bisa dengan nyaman memompa air susu di ruang laktasi," kata Wakil Ketua TP PKK Kota Semarang Krisseptiana sembari menunjukkan ruang laktasi yang baru diresmikan di Semarang, Selasa.

Ruang laktasi milik Pemkot Semarang berada di depan gedung serbaguna Balai Kota Semarang. Dalam ruangan tersebut ditata agar nyaman untuk memompa air susu.

"Saat ini baru satu ruang laktasi di lingkungan Pemkot Semarang. Akan tetapi di tempat yang lain seperti di rumah sakit dan sejumlah perusahaan juga terdapat ruang laktasi," kata Krisseptiana yang akrab disapa dengan Tya.

Di Pasar Pedurungan Kidul, lanjut Tya, juga terdapat ruang laktasi yang merupakan rintisan dari POS PAUD.

Ibu tiga anak ini menceritakan pada saat dirinya menyusui anaknya, seluruhnya juga mendapatkan ASI eksklusif.

"Saya memaksimalkan waktu cuti saya. Setelah bekerja, biasanya pada jam makan siang, saya juga sempatkan untuk pulang menyusui," katanya.

Di Kota Semarang masih sekitar 45 persen ibu yang memberikan ASI dari target angka harapan 80 persen.

Masih rendahnya pencapaian angka harapan tersebut biasanya terkendala karena orang tua tidak tahu manfaat ASI dan kurangnya dorongan dari keluarga serta dari petugas kesehatan.

Selain peresmian ruang laktasi, juga digelar acara sosialisasi inisiasi menyusui dini dan ASI eksklusif di ruang serbaguna Balai Kota Semarang.


Editor : M Hari Atmoko


Komentar Pembaca

Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar