ilustrasi

Berita Terkait
Samarinda ANTARA Jateng - PT Liga Indonesia bakal menanggung pembiayaan semua klub peserta Liga Super Indonesia pada laga "away" di kompetisi musim depan, yakni meliputi akomodasi,transportasi serta konsumsi.


Komisaris PT Liga Indonesia Harbiansyah Hanafiah di Samarinda,Kamis, mengatakan, kebijakan ini ditempuh oleh PT Liga dengan maksud untuk memudahkan klub saat menjalani laga tandang, dan lebih fokus menjalani pertandingan.

"Semuanya bakal menjadi tanggungan PT Liga mulai dari tiket pesawat, hotel atau penginapan dan termasuk didalamnya konsumsi tim," jelas Harbiansyah.

Bantuan yang diberikan oleh PT Liga tersebut bukannya gratis, Namun menurut Harbiansyah semua klub tetap akan dikenakan pembiayaan kebutuhan mereka, hanya saja akan dipotong melalui dana kompensasi sponsor yang menjadi semua klub.

"Musim kemarin semua klub mendapatkan kompensasi sponsor Rp 3 Miliar dari PT Liga, dana itulah yang bakal menjadi jaminan untuk pengelolaan akomodasi musim depan," jelas Harbiansyah.

Sisi positifnya pengelolaan akomodasi oleh PT Liga, menurut Harbiansyah akan menurunkan biaya masing-masing klub saat menjalani laga tandang, karena tentunya bila dikelola dalam satu paket maka akan menjadikan nilai tawar berupa diskon baik itu tiket, penginapan maupun konsumsi semakin besar, yang imbasnya bisa menekan biaya masing-masing klub.

"Saya yakin inovasi seperti ini bakal mendapatkan respon positif semua klub, karena mereka tidak perlu khawatir menjalani laga tandang, meskipun tidak membawa dana besar," jelas Harbiansyah.

Disisi lain, pengelolaan seperti ini juga bisa memudahkan klub dalam mengaet sponsor, karena secara logis untuk penginapan atau hotel yang dirujuk oleh PT Liga tentunya juga berasal rekomendasi di daerah tersebut.

"Bisa difikirkan kalau setiap daerah, hanya satu hotel yang dirujuk sebagai tempat menginap semua tim peserta kompetisi, maka berapa pendapatan hotel tersebut dalam setahun, dan tentunya hal tersebut membuka peluang baru bagi klub didaerah untuk melakukan lobi sebagai sponsor," imbuh Harbiansyah.
Belum lagi terkait maskapai penerbangan yang akan dikerjasamakan untuk melayani pertandingan LSI, yang semuanya punya potensi mendatangkan pemasukan baru bagi klub di semua daerah.

"Minimal kalau akomodasi tersebut dikelola secara bersama maka pembiayaannya bakal lebih ringan, dan menguntungkan semua klub yang memang bakal menerapkan efesiensi pembiayaan dengan tidak adanya bantuan dana pemerintah," tegasnya.

Editor : Hernawan W


Komentar Pembaca
Kirim Komentar
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar