Semarang, ANTARA Jateng - Ribuan kendaran dari arah Kota Semarang menuju Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin siang hingga sore, harus merayap dengan kecepatan di bawah 10 kilometer per jam akibat padatnya arus lalu lintas di jalur tersebut.

Jarak antara Kota Semarang dengan Ungaran yang hanya sekitar 18 kilometer harus ditempuh lebih dari dua jam, padahal biasanya hanya membutuhkan waktu tempuh kurang dari satu jam.

Larangan truk dan kendaraan berat melintas di jalur tersebut sama sekali tidak mampu mengurangi kepadatan kendaraan di sepanjang jalur Semarang-Ungaran. Di sepanjang jalur Semarang-Bawen biasanya arus kendaraan tersendat akibat aktivitas pasar tradisional dan pabrik-pabrik yang ada di sepanjang jalur tersebut.

Kendaraan roda empat dari arah Surakarta atau Bawen menuju Kota Semarang yang semula relatif lancar juga tersendat bersamaan dengan semakin derasnya mobil dari jalur tersebut.

"Saya berangkat dari Kota Semarang tadi pukul 13.00 WIB, tapi sekarang sudah pukul 15.15 masih tertahan di Ungaran," kata Supriyadi, pengemudi mobil, ketika ditemui di toko kelontong di Ungaran.

Keterangan yang dikumpulkan menyebutkan, kemacetan jalur Semarang-Ungaran tersebut disebabkan melonjaknya jumlah kendaraan roda empat yang melintas di jalur tersebut. Sebagian besar kendaraan roda empat tersebut menuju jaur ke arah Surakarta dan Magelang-Yogyakarta.

Kepadatan arus lalu lintas juga terlihat di kawasan wisata Bandungan, Kabupaten Semarang. Selain kawasan wisata, jalur Bandungan juga menjadi jalan alternatif menuju ke Temanggung dan daerah lain.


Editor : Achmad Zaenal M


Komentar Pembaca
Kirim Komentar
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar