Layanan Hemodialisis di Jateng Naik Drastis
Senin, 20 Agst 2012 15:59:03 WIB
Oleh : Immanuel Citra Senjaya
Semarang, ANTARA Jateng- Dinas Kesehatan Jawa Tengah mencatat permintaan layanan hemodialisis atau cuci darah di sejumlah rumah sakit daerah di provinsi meningkat drastis.
"Unit layanan cuci darah di berbagai rumah sakit penuh," kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Anung Sugihantono di Semarang, Senin.
Menurut dia, kondisi tersebut sudah terjadi di sejumlah daerah yang dikunjungi, seperti Brebes, Karanganyar, serta Banyumas.
Peningkatan layanan tersebut, kata dia, terlihat dari meningkatnya intensitas penggunaan alat cuci darah.
"Jika biasanya hanya digunakan hanya sekali, mulai pagi hingga siang, sekarang digunakan lagi mulai siang hingga sore dengan masa waktu jeda sekitar dua jam," katanya.
Keprihatinan lain dengan tingginya permintaan layanan cuci darah ini, kata dia, beralihnya tren pasien ke usia yang lebih muda.
"Sebagian besar pasien cuci darah justru masih berusia relatif muda," katanya.
Ia memperkirakan kondisi tersebut akibat gaya hidup yang kurang sehat.
"Padahal, biaya untuk Hemodialisa cukup mahal, sekitar Rp800 ribu tiap berobat. Bahkan ada pasien yang harus dua kali seminggu cuci darah," katanya.
Editor :
Achmad Zaenal M
Kirim Komentar