Sejumlah model membawakan koleksi batik tren fesyen batik 2012. (FOTO ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)

Berita Terkait
Pekalongan, ANTARA Jateng - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, akan kembali menggelar kegiatan kostum batik karnaval sebagai upaya memopulerkan potensi produk daerah ini sebagai kota batik.



Kepala Dinas Perhubungan, Pariwisata, dan Kebudayaan Kota Pekalongan Doyo Budi Wibowo di Pekalongan, Jumat, mengatakan bahwa kegiatan kostum karnaval batik yang diselenggarakan untuk kedua kalinya itu akan dipelombakan pada masyarakat.

"Hanya saja, untuk membedakan karnaval di Solo, kami akan mengusung batik tulis sebagai media kostum para peserta karnaval," katanya.

Menurut dia, kegiatan kostum batik karnaval yang diikuti oleh 300 peserta berasal dari siswa sekolah dasar (SD), sekolah lanjutan tingkat atas, dan umum ini dalam rangkaian festival Pekan Batik Nusantara 2012.

Tema kegiatan kostum batik karnaval 2012 ini, katanya, tidak jauh berbeda dengan kegiatan tahun sebelumnya, yaitu Flora dan Fauna.

Ia mengatakan bahwa untuk mempersiapkan peserta karnaval batik yang diagendakan pada 5 Oktober 2012 ini, pemkot akan bekerja sama dengan Rumah Karnaval selaku instruktur "workshop" karnaval batik.

"Hal ini, kami lakukan sebagai upaya mempersiapkan dan membimbing para peserta karnaval batik dalam bidang kostum, make up, koreografi, dan "run way" karnaval," katanya.

Ia mengatakan bahwa pada kegiatan karnaval batik tersebut, Pemkot Pekalongan menyediakan hadiah uang pembinaan sebesar Rp20,5 jutayang dibagi pada empat kategori, yaitu SD, SLTP, SLTA, dan umum.

"sedangkan sistem penilaian kegiatan karnaval, para juri akan menilai mulai dari persiapan tempat start, di jalan, dan panggung kehormatan," katanya.

Editor : Achmad Zaenal M


Komentar Pembaca

Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar