Grobogan, ANTARA Jateng - Nilai investasi pembangunan pabrik semen di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, oleh PT Vanda Prima Listri diperkirakan mencapai Rp1,4 triliun, kata Komisaris PT Vanda Prima Listri Bambang Darusalam.

"Jika terealisasi, produksi semen setiap tahunnya diperkirakan bisa mencapai satu juta ton," katanya di Grobogan, Selasa.

Investasi baru tersebut, kata dia, dipastikan bisa menyumbangkan suplai semen untuk memenuhi kebutuhan semen di Tanah Air.

Tanpa kehadiran pabrik semen yang baru, katanya, peningkatan kebutuhan semen di Tanah Air akan sulit dipenuhi, karena belum diimbangi dengan peningkatan produksi lewat penambahan pabrik semen.

Peningkatan kebutuhan semen di Tanah Air, katanya, mencapai 12 persen per tahun.

Ketertarikannya menanamkan investasi di Grobogan, katanya, sudah sejak lama, karena pada 1995 dan 1996 sudah dirintis hingga terbentuk kerangka acuan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).

Akan tetapi, kata dia, investasi miliaran rupiah tersebut batal terlaksana karena diterpa krisis ekonomi.

"Kini, kami berupaya melanjutkan rencana investasi tersebut, meskipun sejumlah penggagas sebelumnya ada yang mengundurkan diri," katanya.

Apabila rencana pendirian pabrik semen di Pati terealisasi, katanya, bisa memenuhi kebutuhan semen di daerah sekitar, seperti Kabupaten Grobogan, Pati, Kudus, Blora, Rembang, dan Solo.

Terkait dengan dengar pendapat untuk penyusunan amdal bersama sejumlah pihak, katanya, untuk menampung masukan dari masyarakat, supaya dalam penyusunan dokumen amdal tidak ada hal penting yang tertinggal.

"Jika memang memiliki prospek dan memberikan banyak manfaat, tentunya akan dilanjutkan. Sebaliknya, jika tidak memberikan manfaat atau menguntungkan tentunya akan dihentikan," ujarnya.

Menurut rencana, kata dia, luas lahan yang dibutuhkan mencapai 1.700 hektare, termasuk area industri dan tambang.

Luas areal yang dibutuhkan tersebut, katanya, berdasarkan izin usaha pertambangan.

Akan tetapi, kata dia, luas areal tersebut dikurangi hingga 700 hektare, karena lokasi tersebut terdapat sumber mata air yang harus dijaga.

Terkait dengan upaya menggandeng investor asing, katanya, hingga saat ini masih bisa mengandalkan investor dalam negeri.

PT Vanda Prima Listri berencana menjadikan Desa Kemadohbatur (Kecamatan Tawangharjo) dan Dekoro (Kecamatan Wirosasi) sebagai kawasan penambangan batu gamping.

Selain itu, Desa Godan, Kecamatan Tawangharjo akan dijadikan kawasan tambang tanah liat, sedangkan Desa Tegalrejo, Kecamatan Wirosari sebagai kawasan pabrik semen.

Editor : Achmad Zaenal M


Komentar Pembaca
Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar