Semarang, ANTARA Jateng - KPU Jawa Tengah memperkirakan jumlah kursi DPRD di tiga kabupaten di provinsi setempat akan berkurang jika acuan jumlah penduduk menggunakan Data Agregat Kependudukan yang diterbitkan Kementerian Dalam Negeri.



"Berdasarkan undang-undang, kabupaten/kota yang jumlah penduduknya di bawah satu juta jiwa, maka jumlah kursi di legislatif hanya 45 kursi," kata anggota KPU Jawa Tengah Andreas Pandiangan saat rapat kerja bersama Komisi A DPRD Jawa Tengah di Semarang, Jumat.

Tiga daerah yang mengalami penurunan jumlah penduduk sehingga berpengaruh terhadap kursi legislatif, kata dia, masing-masing Kabupaten Banjarnegara, Wonogiri, dan Kendal.

Menurut dia, jumlah kursi di DPRD ketiga daerah tersebut sebelumnya 50 kursi karena memiliki penduduk di atas satu juta jiwa.

Namun, lanjut dia, berdasarkan data kependudukan yang diterbitkan Kementerian Dalam Negeri, kursi DPRD di ketiga daerah tersebut akan turun menjadi 45 kursi.

Ia mencontohkan penduduk Wonogiri yang sebelumnya mencapai satu juta jiwa, kini turun menjadi 842.708 berdasarkan Data Agregat Kependudukan dari kemendagri.

Begitu juga, kata dia, Kabupaten Kendal yang jumlah penduduknya turun menjadi 948.493 jiwa.

Meski secara umum terdapat penurunan jumlah penduduk, lanjut dia, terdapat satu daerah yang justru naik dan berpengaruh juga terhadap kursi legislatifnya, yakni Kota surakarta.

Penduduk Kota Surakarta naik menjadi 528.716 jiwa yang berpengaruh pula terhadap kursi legilatifnya, dari 40 menjadi 45 kursi.

Ia menuturkan berdasarkan keterangan KPU pusat, penurunan jumlah penduduk berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri terjadi secara umum di berbagai daerah.

"Secara keseluruhan penurunannya sekitar sembilan juta jiwa," katanya.

Namun, lanjut dia, selisih tersebut antara data Kemendagri dengan Daftar Penduduk Potensial Pemilu yang disusun pemerintah provinsi ini, terbesar terjadi Jawa Tengah yang mencapai enam juta jiwa.

Ia mengungkapkan KPU telah menyampaikan surat kepada gubernur untuk meminta penegasan penggunaan data penduduk, khususnya untuk keperluan Pemilihan Gubernur 2013.

DP4 yang berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyebutkan jumlah penduduk provinsi ini mencapai 39,29 juta jiwa.

Adapun data Kementerian Dalam Negeri yang disampaikan dalam Data Agregat Kependudukan menyebutkan jumlah penduduk Jawa Tengah mencapai 32,57 juta jiwa.

Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah Joko Purnomo meminta Dinas Tenaga Kerja, transmigrasi dan Kependudukan menjelaskan kondisi tersebut.

"Apakah data dari Kemendagri ini masih bisa berubah," kata politikus dari Daerah Pemilihan Wonogiri, Karanganyar dan Sragen ini.

Ia menengarai adanya unsur politis terhadap selisih jumlah data penduduk yang cukup di Jawa Tengah tersebut.

Editor : Zuhdiar Laeis


Komentar Pembaca

Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar