Purwokerto, Antara Jateng - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyumas optimistis pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Banyumas 2013 hanya berlangsung dalam satu putaran.



"Kalau melihat hasil 'quick count' teman-teman maupun 'real count' yang dilakukan KPU, kemungkinan besar hanya satu putaran," kata Ketua KPU Banyumas Aan Rohaeni di Purwokerto, Minggu malam.

Berdasarkan hasil penghitungan cepat hasil perolehan suara Pilkada Banyumas yang dilakukan KPU hingga pukul 19.30 WIB, kata dia, pasangan Achmad Husein-Budhi Setiawan (Husein ber-Budhi) memperoleh 42,03 persen, pasangan Mardjoko-Gempol Suwandono (Djempol) 29,50 persen, pasangan Muhsonudin-Hendri Anggoro Budi (Muri) 14,44 persen, pasangan Toto Dirgantoro-Saefuddin (Toto-Sae) 5,49 persen, pasangan Warman Suharno-Winarni (Wani) 4,56 persen, dan pasangan Anteng Tjahyono Widyadi-Dwi Basuki (Oyong-Uki) 3,99 persen.

Menurut dia, persentase perolehan suara tersebut cenderung stabil.

"Oleh karena itu, kemungkinan pilkada hanya digelar satu putaran tersebut mengacu pada Pasal 107 ayat 2 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah," kata dia menjelaskan.

Dalam hal ini, kata dia, pada Pasal 107 ayat 1 disebutkan bahwa pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang memperoleh suara lebih dari 50 persen jumlah suara sah ditetapkan sebagai pasangan calon terpilih.

Sementara dalam ayat 2, lanjutnya, disebutkan bahwa apabila ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 tidak terpenuhi, pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang memperoleh suara lebih dari 30 persen dari jumlah suara sah, pasangan calon yang perolehan suaranya terbesar dinyatakan sebagai pasangan calon terpilih.

"Berdasarkan penghitungan cepat tersebut diketahui bahwa ada dua pasangan calon yang perolehan suaranya sudah melebihi 30 persen. Pilkada berlangsung dua putaran mungkin dapat berlangsung jika tidak ada satu pun pasangan yang memperoleh suara melebihi 30 persen (di bawah 30 persen, red.)," kata dia menjelaskan.

Sementara itu, berdasarkan penghitungan cepat yang dilakukan Jaringan Suara Indonesia diketahui bahwa pasangan Husein ber-Budhi meraih 45,43 persen suara, disusul pasangan Mardjoko-Gempol Suwandono (Djempol) sebanyak 30,31 persen, pasangan Muhsonudin-Hendri Anggoro Budi (Muri) 12,02 persen, pasangan Warman Suharno-Winarni (Wani) 4,69 persen, pasangan Toto Dirgantoro-Saefuddin (Toto-Sae) 4,06 persen, dan pasangan Anteng Tjahyono Widyadi-Dwi Basuki (Oyong-Uki) 3,49 persen.

Penghitungan cepat yang dilakukan JSI ini mengambil sampel 230 TPS dari total 2.654 TPS dengan tingkat kesalahan sampel (sampling error) sekitar 1 persen.

Editor : Nur Istibsaroh


Komentar Pembaca
achmad solichin
Klo saja pk Marjoko minta d dukung oleh PKB sprti dlu sya yakin akan MENANG........!!!!!

Senin, 18 Peb 2013 08:45:48 WIB

Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar