Solo, Antara Jateng - Akademisi Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Furqon Hidayatullah menilai lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) perlu dirasionalisasi dan dipetakan sesuai kebutuhan sehingga tidak asal didirikan karena berdampak pada mutu tenaga pendidik yang dihasilkan.

"Sampai saat ini masih banyak LPTK di Indonesia yang tidak memenuhi standar sehingga produk yang dihasilkan sering tidak memenuhi standar," katanya di Solo, Kamis.

Untuk itu, lanjutnya, perlu adanya rasionalisasi sesuai kebutuhan, tidak asal mendirikan karena nanti dampaknya juga kepada tenaga guru yang kurang baik.

Ia mengatakan bahwa standar yang harus dipenuhi oleh LPTK agar bisa menghasilkan guru yang berkualitas yakni memiliki fasilitas memadai, termasuk laboratorium mengajar dan asrama, serta fasilitas lainnya.

Lebih lanjut Dekan FKIP UNS tersebut mengungkapkan bahwa jumlah LPTK di Indonesia tahun 2013 mencapai 374 LPTK, dan 36 di antaranya LPTK negeri dan sisanya ditangani lembaga pendidikan swasta. LPTK sebanyak itu sebagian tidak memenuhi standar.

Editor : Achmad Zaenal M


Komentar Pembaca
Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar