Jepara, Antara Jateng - Pengunjung Pantai Kartini, Jepara, Jawa Tengah, didominasi warga luar kota yang memanfaatkan masa libur sekolah, kata Pengelola Pantai Kartini Jarwo."Pengunjung Pantai Kartini juga didominasi dari kalangan pelajar yang sengaja datang ke Jepara secara rombongan," ujarnya di Jepara, Minggu.

Untuk menarik minat wisatawan dari luar kota, kata dia, pihaknya mempercantik Pantai Kartini dan menambah fasilitas permainan di objek wisata itu.

Apalagi, kata dia, objek Pantai Kartini lebih mengandalkan fasilitas permainan maupun pengetahuan, seperti mandi bola, komedi putar, kereta wisata, dan museum kura-kura yang terdapat bioskop mini untuk memutar film tiga dimensi serta aneka jenis ikan.

Pengunjung juga bisa menikmati wisata alam dengan mengunjungi Pulau Panjang yang berlokasi 1,5 kilometer dari arah barat Pantai Kartini dengan menaiki perahu yang sudah tersedia.

Sejak Jumat (29/3), kata dia, jumlah pengunjung memang mengalami peningkatan karena tiket yang terjual bisa mencapai 600 lembar.

Adapun harga tiket pada hari libur untuk dewasa Rp5.000 dan anak Rp3.000, sedangkan hari biasa Rp3.000 untuk dewasa dan Rp2.000 untuk anak.

"Penjualan tiket hingga 600 lembar, biasanya terjadi pada hari libur akhir pekan," ujarnya.

Objek wisata lain yang dipadati pengunjung, yakni objek wisata Pantai Bandengan yang ada di Desa Bandengan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara.

Berdasarkan pengamatan, objek Pantai Bandengan tersebut ramai pengunjung, terutama areal pantai yang diizinkan untuk mandi maupun bermain para pengunjung dari berbagai usia.

Sejumlah penyedia jasa persewaan kano, ban, maupun banana boat juga ikut menikmati kepadatan pengunjung tersebut.

Rifai, penyedia jasa persewaan ban maupun tikar, mengatakan bahwa pengunjung pantai mulai terlihat ramai sejak Jumat (29/3) yang bertepatan dengan liburan sekolah maupun masa libur akhir pekan para pekerja kantor.

Dengan meningkatnya jumlah pengunjung pantai, dia mengaku bahwa penghasilannya juga terdongkrak. Biasanya antara Rp50.000--Rp70.000 per hari, kini meningkat menjadi Rp200.000 per hari, bahkan bisa meningkat lagi.

Harga sewa ban berbentuk boneka bebek, kata dia, sebesar Rp5.000, sedangkan ban berbentuk angka delapan yang bisa dipakai dua orang atau lebih Rp20.000, dan tikar Rp10.000 per lembar.

Editor : Zuhdiar Laeis


Komentar Pembaca
Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar