Ilustrasi - Warga menunjukkan Kartu Jakarta Sehat usai diluncurkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Kelurahan Pademangan Timur, Jakarta, Sabtu (10/11). Tahap awal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membagikan 3.000 Kartu Jakarta Sehat di enam Kelurahan di DKI Jakarta yang bisa digunakan di seluruh Puskesmas dan 88 Rumah Sakit yang sudah ditunjuk. FOTO ANTARA/Dhoni Setiawan/ss/ama/12

Berita Terkait
Purwokerto, Antara Jateng - Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, akan mengujicobakan Kartu Banyumas Sehat pada Juli 2013 untuk mengetahui reaksi masyarakat dan rumah sakit atas pemberlakuan KBS.



"Pada tahap uji coba ini, kami rencanakan sebanyak 10.000 KBS yang didistribusikan kepada warga miskin di Kabupaten Banyumas," kata Bupati Banyumas Achmad Husein di Purwokerto, Senin.

Menurut dia, Kartu Banyumas Sehat (KBS) ini akan ditujukan bagi 167.477 warga miskin di Kabupaten Banyumas yang tidak terdaftar sebagai peserta jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas) namun telah masuk dalam program jaminan kesehatan daerah (jamkesda).

Dengan demikian, kata dia, warga miskin yang telah terdaftar dalam progam jamkesda secara otomatis masuk dalam KBS.

"Namun, KBS berbeda dengan jamkesda karena tidak ada pembatasan biaya pengobatan yang ditanggung. Jadi, kalau dalam jamkesda, biaya pengobatan yang ditanggung maksimal sebesar Rp3 juta, sedangkan dalam KBS akan ditanggung semuanya," kata dia menjelaskan.

Ia mengatakan bahwa Pemkab Banyumas pada tahun 2013 telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp9 miliar untuk pelaksanaan KBS.



Editor : Mahmudah


Komentar Pembaca

Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar