Sejumlah calon siswa tingkat SLTA mengikuti tes penerimaan siswa baru (PSB) di SMAN 1 Palu, Sulawesi Tengah, Senin (25/6).Tes penerimaan siswa baru itu digelar selama dua hari sejak 25 Juni 2012. FOTO ANTARA/Mohamad Hamzah/ama/12.

Berita Terkait
Semarang, Antara Jateng - Dinas Pendidikan Kota Semarang menyatakan proses penerimaan peserta didik (PPD) tahun ini direncanakan tidak menerapkan tes masuk untuk seluruh jenjang pendidikan, kecuali SMK.



"Tahun lalu, PPD kan terbagi dua, yakni untuk rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) dan reguler," kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Disdik Kota Semarang Taufik Hidayat di Semarang, Senin.

Untuk PPD RSBI, kata dia, memang diberi kesempatan menerapkan tes masuk, tetapi PPD reguler hanya mendasarkan pada nilai ujian nasional (UN), nilai prestasi siswa, dan nilai kemaslahatan atau lingkungan.

Namun, ia mengatakan sekarang sudah tidak ada RSBI lagi sehingga seluruh sekolah sama-sama akan menerapkan PPD reguler yang tidak menyertakan tes masuk, kecuali untuk jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK).

"Kalau di SMK kan ada berbagai bidang keahlian, memang harus ada tes potensi dalam penjaringan calon siswa baru. Tahun lalu juga ada. Tahun ini, SMK juga memakai tes potensi sesuai program keahlian yang dipilih," katanya.

Menurut dia, aturan tersebut sudah tertuang dalam draft PPD Kota Semarang 2013 yang akan diajukan ke Komisi D DPRD setempat dan setelah semua disepakati akan dituangkan dalam peraturan wali kota.

"Kami mengundang berbagai pihak, mulai Dewan Pendidikan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan sebagainya untuk membahas draft PPD Kota Semarang 2013. Semua sepakat tidak ada tes masuk dalam PPD," katanya.

Ia menjelaskan perbedaan PPD tahun ini memang agak berbeda dibandingkan tahun lalu, yakni untuk jenjang SD yang semuanya ikut dalam sistem "online", sementara tahun lalu masih ada yang melaksanakan sistem manual.

"Kalau untuk SMP dan SMA sederajat sejak tahun-tahun sebelumnya kan sudah 'online'. Namun, untuk SD tahun lalu masih beberapa yang 'online. Sekarang, seluruh SD negeri ikut sistem PPD 'online'," katanya.


Editor : M Hari Atmoko


Komentar Pembaca

Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar