Boyolali, Antara Jateng - Calon jamaah haji di wilayah Kabupaten Boyolali, Jateng, yang sudah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1434 Hijriah atau 2013 sudah mencapai sekitar 75 persen.


"Jumlah calhaj Kabupaten Boyolali, hingga Jumat ini, yang sudah melunasi BPIH sekitar 75 persen dari kuota yang tersedia 737 jamaah," kata Kepala Seksi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali, M. Jindar Wahyudi di Boyolali, Jumat.

Menurut dia, waktu pelunasan BPIH atau ongkos naik haji bagi jamaah yang telah memperoleh porsi tahun ini, telah ditetapkan mulai 22 Mei hingga batas akhir 12 Juni mendatang.

Jumlah kuota untuk Boyolali sebanyak 737 jamaah memang ada peningkatkan sekitar 127 jamaah dibanding tahun 2012 sebanyak 610 jamaah yang diberangkatkan ke Tanah Suci.

"Jumlah calhaj yang sudah masuk daftar pelunasan BPIH, hingga saat ini sekitar 552 jemaah atau sekitar 75 persen dari total kuota di Boyolali," tuturnya.

Selain itu, BPIH tahun ini juga menurun dibanding ongkos tahun sebelumnya. Ongkos berangkat haji tahun ini, sekitar 3.542 dolar Amerika Serikat, sedangkan tahun 2012 sebesar 3.617 dolar AS.

Menurut dia, dari jumlah calhaj asal Boyolali tersebut daerah kecamatan yang tertinggi berhaji yakni Andong sebanyak 98 jemaah, dan kedua Kota Boyolali (91), dan disusul Ngemplak dan Nogosari masing-masing 71 jemaah.

Kendati demikian, pihaknya berharap calhaj yang sudah masuk porsi pemberangkatan ibadah haji 2013 segera melunasi BPIH hingga batas akhir 12 Juni mendatang.

Menurut dia, jika kuota kabupaten atau provinsi ada yang belum terisi akan dikembalikan ke pusat untuk memprioritaskan calhaj usia lanjut secara nasional. Calhaj yang akan mengisi kekosongan kuota yakni minimal usia 83 tahun dengan satu pendaping dari pihak keluarganya.



Editor : Mahmudah


Komentar Pembaca
Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar