Kudus, Antara Jateng - Komisioner KPU Kudus Moh. Sugihariyadi mengemukakan sidang gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan dua pasangan calon segera disidangkan di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Rabu (19/6).



"Rencananya, sidang perdana sesuai surat pemberitahuan yang diterima KPU Kudus dari MK Kamis (13/6), dijadwalkan Rabu (19/6) sekitar pukul 14.00 WIB," ujar Sugiharyadi dari Divisi Kampanye, Pemungutan dan Penghitungan Suara, dan Hubungan Antar Lembaga KPU Kudus, Jumat.

Berdasarkan keterangan dari MK, gugatan Pilkada Kudus diajukan oleh dua pasangan calon, yakni pasangan nomor urut satu M. Tamzil-Asyrofi dan pasangan nomor urut tiga Erdi Nurkito-Anang Fahmi.

Adapun nomor registrasi perkara dari pasangan nomor urut satu, yakni 66/PHPU.D-XI/2013 dan pasangan nomor urut tiga 67/PHPU.D-XI/2013.

Dengan adanya pemberitahuan dari MK tersebut, kata dia, KPU Kudus sudah mempersiapkan sejumlah data yang dimungkinkan diperlukan selama persidangan di MK, meskipun belum mengetahui secara persis materi gugatan yang diajukan ke MK.
"Berdasarkan surat pemberitahuan dari MK tersebut, memang belum disinggung soal materi gugatannya," ujarnya.

Hanya saja, kata dia, ketika proses rekapitulasi hasil penghitungan suara berlangsung, memang ada saksi pasangan calon tertentu yang mempermasalahkan beberapa hal.

"Nantinya, kami juga akan mempersiapkan data, terutama yang terkait dengan produk-produk KPU Kudus," ujarnya.
Untuk menghadapi gugatan tersebut, kata dia, KPU Kudus juga menyiapkan kuasa hukum dari Semarang.

Sementara itu, juru bicara pasangan Erdi-Anang, Ahmad Triswadi yang juga sebagai kuasa hukum pemohon mengakui, sudah mendapat pemberitahuan dari MK soal jadwal sidang perdana dimulai Rabu (19/6) pukul 14.00 WIB.

Adapun agenda sidang perdana gugatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kudus tersebut, yakni soal pemeriksaan perkara.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, materi gugatan yang akan diajukan ke MK, salah satunya soal pemberian Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD) di Kabupaten Kudus yang diberikan mendekati pelaksanaan Pilkada Kudus yang diselenggarakan pada 26 Mei 2013.

Hal itu, diduga untuk memengaruhi kepala desa maupun penerima bantuan lainnya.

Editor : Zuhdiar Laeis


Komentar Pembaca

Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar