ilustrasi Dana BLSM. Suyatno (58) memperlihatkan Kartu Perlindungan Sosial (KPS) dan uang Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebesar Rp300 ribu untuk jangka dua bulan yang telah diambil di Kantor Pos Semarang, Jateng, Sabtu (22/6). (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)

Berita Terkait
Kudus, Antara Jateng - Pencairan bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dijadwalkan mulai Juli 2013, karena hingga kini kartu perlindungan sosial (KPS) belum diterima dari pusat. Kepala PT Pos Cabang Kudus Rusdi Hendra Sanjaya di Kudus, Senin, mengatakan penerima BLSM di Kabupaten Kudus berjumlah 36.332 rumah tangga sasaran (RTS) yang tersebar di sembilan kecamatan.

"Dari 36.332 RTS, jumlah penerima BLSM paling banyak di Kecamatan Jekulo mencapai 5.067 RTS, disusul Kecamatan Undaan sebanyak 4.602 RTS," katanya.

Jumlah paling sedikit, yakni Kecamatan Bae sebanyak 1.808 RTS.

Ia memperkirakan pendistribusian KPS untuk 36.332 RTS hanya butuh waktu sekitar dua hari, mengingat masing-masing petugas dalam sehari mampu mendistribusikan 9.000 hingga 10.000 surat.

Untuk pendistribusiannya, PT Pos Cabang Kudus akan menjalin koordinasi dengan sejumlah pihak, terutama Pemkab Kudus beserta jajarannya hingga pemerintahan tingkat desa serta rukun tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).

Untuk pencairan tahap pertama, kata dia, setiap RTS mendapatkan dana BLSM sebesar Rp300.000 untuk periode dua bulan, karena setiap bulan hanya dialokasikan Rp150.000.


Editor : Mahmudah


Komentar Pembaca
Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar