Petugas pemadam kebakaran dibantu relawan memadamkan api saat terjadi kebakaran di pasar Baledono, Purworejo, Jateng (28/7). Kebakaran pasar tradisional terbesar di Purworejo yang menghanguskan sedikitnya 2.000 kios dan los tersebut belum diketahui penyebabnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/ed/mes/13

Berita Terkait
    Purworejo, Antara Jateng - Pemerintah Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menyiapkan tiga alternatif tempat relokasi pedagang korban kebakaran Pasar Baledono, yaitu di Plasa, Jalan Kemuning, dan Pasar Kongsi.

   
    
         Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purworejo RM. Abdullah di Purworejo, Minggu, mengatakan, tanggap darurat bagi pedagang korban kebakaran pasar tersebut segera dilakukan, apalagi saat ini menjelang Lebaran.

         Selain disiapkan tempat relokasi, katanya, pedagang juga akan menerima bantuan uang bencana dari Pemkab Purworejo.

         "Pemberian uang bencana ini haru selesai dalam lima hari ke depan sehingga sebelum Lebaran pedagang sudah menerimanya," katanya usai rapat koordinasi dengan Sekda Purworejo bersama pejabat terkait untuk membahas penanganan pedagang pascakebakaran Pasar Baledono
    Ia mengatakan, besaran pemberian bantuan tersebut masih dalam pembahasan, termasuk tempat relokasi masih akan disurvei dulu.

         Ia berharap pedagang tetap tenang, Pemkab Purworejo tetap akan memberikan solusi terbaik bagi para pedagang.

         Pasar terbesar di Kabupaten Purworejo tersebut ditempati sebanyak 1.653 pedagang, terdiri atas 319 pedagang kios dan 1.334 pedagang los.

Editor : Achmad Zaenal M


Komentar Pembaca

Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar