Semarang, Antara Jateng - Direktur Pengembangan Kebijakan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan Anto Prabowo mengatakan keberadaan OJK memberikan pengaturan dan pengawasan yang terpadu terhadap lembaga keuangan bank dan nonbank.



"Pengaturan dan pengawasan terpadu dapat mengurangi dan menghilangkan duplikasi dan pengaturan yang terpisah-pisah melalui harmonisasi kebijakan," kata Anto Prabowo dalam sosialisasi Peraturan OJK di Semarang, Senin.

Sesuai dengan amanat Pasal 4 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK, pembentukan OJK dilakukan agar keseluruhan kegiatan di dalam sistem jasa keuangan dapat terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel; mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil; serta mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.

Untuk perlindungan konsumen dan masyarakat, OJK memiliki delapan strategis mulai dari integrasi pengaturan dan pengawasan; peningkatan budaya tata kelola dan manajemen risiko; peningkatan kapasitas pengaturan dan pengawasan.

Selain itu, pembentukan sistem perlindungan konsumen keuangan; penguatan ketahanan dan kinerja sistem keuangan; peningkatan profesionalisme SDM; peningkatan stabilitas sistem keuangan; dan peningkatan tata kelola internal dan kualitas lembaga.

Dalam kesempatan sama Assistant Vice President PT BNI Persero Rina Hafsah mengaku bahwa pihaknya memiliki unit complain management untuk menampung, mengawasi, dan menyampaikan laporan keluhan konsumen ke OJK secara triwulanan.

"Untuk pengaduan lisan, kami memiliki waktu dua hari untuk menyelesaikannya, sementara pengaduan tertulis wajib diselesaikan dalam waktu 20 hari sejak tanggal penerimaan," katanya.

Rina menjelaskan bahwa alur pengaduan nasabah dapat melalui kantor cabang utama atau kantor layanan BNI, BNI contact center (call di 500046, e-mail, surat, dan lainnya), serta dapat melalui media sosial seperti twitter, facebook, media massa, dan lainnya.

Rina menegaskan bahwa pengaduan nasabah merupakan masukan dalam upaya meningkatkan layanan, seperti untuk perbaikan proses di internal bank, peningkatan layanan nasabah, dan meningkatkan edukasi kepada nasabah terkait dengan produk dan layanan bank.

Editor : Achmad Zaenal M


Komentar Pembaca

Kirim Komentar
- Komentar akan ditampilkan setelah mendapat persetujuan dari pengelola
- Semua komentar menjadi tanggung jawab pengirim
Nama  
Email  
Komentar
 

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar