ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Senin, 23 Oktober 2017

Suriah Tolak Tarik Pasukan Tanpa Jaminan

| 5446 Views
id suriah tolak tarik pasukan tanpa jaminan
Ilustrasi




Ketika batas waktu Selasa mendekat bagi pasukan pemerintah untuk melaksanakan gencatan senjata dan mundur dari kota-kota pemberontak, kementerian luar negeri mengatakan pihakya tidak mendapat jaminan bahwa "kelompok-kelompok teroris bersenjata" juga akan meletakkan senjata-senjata mereka.



"Mengatakan bahwa Suriah akan menarik pasukannya dari kota-kota pada 10 April tidak akurat, Kofi Annan belum menyerahkan jaminan-jaminan tertulis mengenai persetujuan kelompok-kelompok teroris bersenjata untuk menghentikan semua aksi kekerasan," katanya.



Dewan Keamanan PBB Kamis secara resmi menyetujui batas waktu bagi pasukan Suriah dan senjata-senjata berat ditarik dari kota-kota, tetapi Damaskus mengatakan sehari kemudian jumlah "aksi teroris" meningkat sejak perjanjian itu disepakati dengan Annan utusan PBB dan Liga Arab itu.



"Tuan Annan tidak menyampaikan jaminan-jaminan tertulis dari pemerintah-pemerintah Qatar, Arab Saudi dan Turki mengenai penghentian bantuaan dana mereka kepada kelompok-kelompok teroris," kata kementerian itu dan menambahkan tentang tetangga utaranya itu dan pengeritik-pengeritik paling keras di dunia Arab.



Rencana perdamaian Annan,menyerukan penarikan tentara Suriah dari kota-ota protes Selasa, dengan menghentikan seluruh pertempuran 48 jam kemudian.



"Suriah tidak akan mengulangi kejadian dalam kehadiran para pemantau Arab ketika angkatan bersenjata meninggalkan kota-kota," kata pernyataan kementerian luar negeri itu Ahad.

Editor: D.Dj. Kliwantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca