ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Selasa, 21 Februari 2017

Harian Satelit Post Digeruduk Sopir Taksi

| 8811 Views
id harian satelit post digeruduk sopir taksi
Harian Satelit Post Digeruduk Sopir Taksi
ilustrasi (foto: skyscrapercity.com)




Kedatangan mereka guna meminta Redaksi Harian Satelit Post untuk meralat pemberitaan koran tersebut yang terbit Selasa.



Menurut para sopir taksi, berita berjudul "Delapan Taksi Nakal Terjaring Razia" sangat merugikan mereka.



"Kami sangat disudutkan karena dikatakan argometernya rusak. Padahal, argometer kami tidak rusak," kata salah seorang sopir taksi Kobata, Darsono.



Oleh karena itu, kata dia, Paguyuban Sopir Taksi Kobata menuntut agar Redaksi Harian Satelit Post untuk meralat berita tersebut pada koran terbitan Rabu (12/12).



Rombongan sopir taksi ini ditemui Pemimpin Redaksi Harian Satelit Post Yon Daryono serta Penyidik Pegawai Negeri Sipil Bidang Perlindungan Konsumen dan Barang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah Willy AN Sigarlaki yang diundang ke kantor tersebut.



Saat memberi penjelasan kepada para sopir taksi, Willy AN Sigarlaki mengatakan, razia yang digelar Balai Metrologi Disperindagkop Jateng bersama Satuan Polisi Lalu Lintas Kepolisian Resor Banyumas pada Senin (10/12) sebagai upaya melindungi konsumen.



Menurut dia, argometer yang terpasang di dalam taksi terkait dengan aspek hukum sehingga setiap tahun harus ditera ulang untuk mengetahui masih layak atau tidak layak.



"Tolong itu (argometer, red.) dipakai selama menjalankan usaha lewat taksi," katanya.



Sementara itu, Pemimpin Redaksi Harian Satelit Post Yon Daryono mengatakan, pihaknya siap memberikan tempat khusus sebagai klarifikasi atau ralat pada koran yang terbit Rabu (12/12) meskipun berita tersebut tidak menyudutkan Kobata.



Setelah mendengarkan penjelasan dari Willy AN Sigarlaki maupun janji dari Yon Daryono, para sopir taksi meninggalkan kantor Harian Satelit Post.



Editor: Achmad Zaenal M

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca