ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Senin, 23 Oktober 2017

Inflasi Bulan Mei di Purwokerto Diprediksi 0,22 Persen

| 1643 Views
id Kenaikan harga, BI Purwokerto
Inflasi Bulan Mei di Purwokerto Diprediksi 0,22 Persen
Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto Fadhil Nugroho berdialog dengan salah seorang pedagang di Pasar Batur, Banjarnegara, Sabtu (20/5). (Foto: ANTARAJATENG.COM/Sumarwoto)
Banjarnegara, ANTARA JATENG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto memprediksikan inflasi bulan Mei di kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sebesar 0,22 persen.

"Sementara inflasi pada bulan Mei di kota Cilacap diprediksi sebesar 0,32 persen," kata Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Purwokerto Fadhil Nugroho di sela "Grebeg Pasar" di Pasar Batur, Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Sabtu.

Fadhil mengakui prediksi inflasi pada bulan Mei itu agak tinggi karena kenaikan harga sejumlah komoditas menjelang Ramadan 1438 Hijriah.

Menurut dia, beberapa komoditas yang diperkirakan turut menyumbang inflasi, di antaranya telur ayam, daging ayam potong, dan bawang putih.

Terkait dengan kenaikan harga komoditas itu, dia mengatakan bahwa Kantor Perwakilan BI Purwokerto bersama Tim Pemantau Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan pemantauan ke pasar-pasar.

"Pada bulan Ramadan, kami juga akan menggelar pasar murah sebagai upaya untuk mengendalikan inflasi," katanya.

Sementara itu, Kepala Pasar Batur Kunarto mengakui sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Batur mulai mengalami penaikan.

Menurut dia, beberapa komoditas yang mulai beranjak naik, di antaranya telur ayam, bawang putih, bawang merah, minyak goreng curah, dan minyak goreng kemasan.

"Kendati demikian, kenaikan harga beberapa komoditas di Pasar Batur tidak setinggi di Banjarnegara karena kebetulan pasar ini banyak didatangi pedagang dari berbagai daerah, seperti Wonosobo, Batang, dan Pekalongan," katanya.

Pedagang Lastri mengatakan bahwa saat ini harga telur ayam telah naik dari Rp18 ribu per kilogram menjadi Rp22 ribu/kg.

Menurut dia, bawang putih yang semula Rp48 ribu/kg naik menjadi Rp60 ribu/kg dan minyak goreng curah yang semula Rp11.500,00/kg menjadi Rp12.500,00/kg.

"Kenaikan harganya secara bertahap," katanya.

Editor: Sumarwoto

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca