ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Sabtu, 21 Oktober 2017

Ini Cara KAI Ajak Anak-anak Mencintai Kereta Api

| 391 Views
id kai, anak anak, cinta kereta
Ini Cara KAI Ajak Anak-anak Mencintai Kereta Api
Para siswa taman kanak-kanak (TK) di Kota Semarang ikut dalam kegiatan mendongeng di dalam kereta api (KA) pada peringatan Hari Dongeng Se-dunia yang digelar PT KAI Daops IV Semarang, di Stasiun Tawang, Semarang, Senin (20/3). (Foto: ANTARAJATENG.COM/Zuhdiar Laeis)
Semarang, ANTARA JATENG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IV Semarang mengajak anak-anak mencintai kereta api (KA) melalui kegiatan dongeng yang dilakukan di dalam KA.

Bertempat di salah satu KA yang parkir di Stasiun Tawang Semarang, Senin, ratusan siswa dari berbagai taman kanak-kanak asyik mengikuti kegiatan bertemakan "Ayo Naik Kereta Api" itu.

Di dalam KA, tim Omah Dongeng Marwah berkeliling sembari mendongeng kisah-kisah tentang kereta yang disimak oleh anak-anak TK yang duduk berjajar di bangku-bangku yang ada.

Sebelumnya, anak-anak TK itu mengikuti lomba menggambar dan mewarnai yang berlangsung di selasar Stasiun Tawang Semarang, kemudian dipandu menuju KA dipimpin maskot berkostum lokomotif.

Menurut Wakil Kepala PT KAI Daops IV Semarang, Tamsil Nurhamedi, berbagai rangkaian kegiatan itu digelar untuk menyambut Hari Dongeng Sedunia yang diperingati setiap 20 Maret.

"Supaya anak-anak mengenal dan mencintai KA. Kenapa dongeng? Dongeng mampu merangsang anak untuk meningkatkan imajinasi, melatih kemampuan berkomunikasi, serta interaksi," katanya.

Ia mengatakan kebiasaan atau budaya bertransportasi umum, termasuk KA memang harus dipupuk dan ditanamkan sejak dini, yakni anak-anak sehingga ada rasa kecintaan yang terbangun.

Maka dari itu, kata dia, berbagai kegiatan yang dikemas dalam peringatan Hari Dongeng Sedunia itu memang menyasar anak-anak usia TK yang berasal dari sekitar Stasiun Tawang, Semarang.

Selain mendongeng, Tamsil mengatakan anak-anak juga diajak mengikuti lomba menggambar dan mewarnai yang semuanya mengangkat objek KA, serta diajak berkeliling stasiun mengenal KA.

"Setidaknya, ada 100 siswa TK yang ikut kegiatan ini, seperti dari TK PGRI 96 Tanjung Mas, TK Tunas Kartika, TK Yayasan Wanita Kereta Api Semarang, dan TK Kusuma Bhakti Semarang," sebutnya.

Tak hanya mengenal dan mencintai KA, kata dia, anak-anak juga disosialisasikan mengenai keselamatan perjalanan KA, termasuk imbauan untuk tidak melempari KA dan bermain di pinggir rel.

"Kami ingatkan pula mereka berhati-hati jika melewati perlintasan sebidang, khususnya yang tidak berpalang pintu. Berhenti dulu, tengok kiri dan kanan. Bila aman, barulah menyeberang," pungkasnya.

Editor: Mahmudah

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca