ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Kamis, 22 Juni 2017

KPU Berharap RUU Pemilu Segera Diundangkan

| 558 Views
id komisioner kpu, wahyu setiawan
KPU Berharap RUU Pemilu Segera Diundangkan
Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Sumarwoto)
Purwokerto, ANTARA JATENG - Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia mengharapkan Rancangan Undang-Undang tentang Pemilu yang sedang dibahas oleh DPR RI dapat segera diselesaikan dan diundangkan, kata Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan.

"Kami khawatir berkaitan dengan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Anggota Legislatif yang akan dilaksanakan serentak pada April 2019 karena waktu penetapan undang-undang itu akan sangat mempengaruhi proses pelaksanaan tahapan," katanya di sela-sela Sosialisasi Pemilu bagi Perempuan yang diselenggarakan KPU RI di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat.

Ia mengatakan semakin cepat RUU Pemilu ditetapkan sebagai Undang-Undang Pemilu, semakin cukup waktu bagi KPU untuk mempersiapkan segala sesuatunya.

Akan tetapi kalau kemudian ada keterlambatan dalam penetapan undang-undang, kata dia, KPU akan memampatkan waktu-waktu yang ada supaya jadwal berlangsung sesuai dengan rencana karena pemilu telah dijadwalkan pada April 2019.

"Justru karena Pilpres dan Pileg tetap dilaksanakan pada April 2019, jadwal-jadwal itu harus dirasionalisasi supaya tahapan tetap berlangsung dan pemilu tidak mundur," tegas mantan Komisioner KPU Jawa Tengah itu.

Dia mengharapkan RUU Pemilu dapat diundangkan pada April 2017 sehingga persiapan untuk pemilu menjadi ideal.

Kendati undang-undangnya belum ditetapkan, Wahyu mengatakan KPU tetap mengantisipasi dengan terus bekerja.

Terkait dengan hal itu, dia mengatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan DPR RI yang memiliki kewenangan membuat undang-undang.

"Kami paham kewenangan membuat undang-undang ada di parlemen sehingga kami dalam posisi menunggu," kata dia yang pernah menjadi Ketua KPU Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Editor: Mahmudah

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca