ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Sabtu, 24 Juni 2017

Marwan Jafar Di-"bully" Netizen Gara-Gara Kritisi Ganjar

| 805 Views
id Marwan jafar
Marwan Jafar Di-
Marwan Jafar (ANTARA/Widodo S. Jusuf
Semarang, ANTARA JATENG - Bakal calon Gubernur Jawa Tengah yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa, Marwan Jafar, dirundung atau di-"bully" netizen gara-gara mengkritisi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam mengatasi kemiskinan di provinsi setempat.

Perundungan netizen tersebut menanggapi pernyataan Marwan Jafar yang dimuat dalam sebuah berita media "online" nasional, Sabtu.

Sebagian besar netizen di media sosial Twitter dan Facebook menyayangkan pernyataan mantan Menteri Desa dan Transmigrasi yang dinilai terlalu dini itu karena tahapan Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018 baru mulai pada bulan Agustus 2017.

Dalam berita tersebut, Marwan menyebutkan bahwa selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar hanya melakukan pencitraan dalam mengatasi kemiskinan di Jateng.

"Hampir semua kebijakannya masih sebatas pencitraan. Saya sudah keliling seluruh daerah di Jawa Tengah, saya jadi tahu bukan kerja yang nyata dan konkret yang dilakukan," kata Marwan.

Marwan bahkan sesumbar, jika nanti dirinya terpilih sebagai Gubernur Jateng, masalah kemiskinan bisa dikurangi.

Akun Twitter @juni_rie menulis: "Pilgub masih jauh udah nyerang duluan ... Sampeyan waras?"

Akun @toejoelima menulis: "Yah elahhh capek! Belum apa2 mulai nyebar fitnah ... ampun deh!"

Akun Siti Rochimah menulis: "Politik mestinya membangun peradaban manusia, bukan sebaliknya, malah menghancurkan lawan dengan segala cara. Mestinya beradu gagasan, yang baik katakan baik yang kurang harus dikatakan solusinya. Bertanding namun tetap bersanding".

Akun Sinung Masih Kecil menulis: "Kl orang ini yg jadi gubernur juga blm tentu hasilnya lebih baik ... warga jateng juga gak kenal siapa dia."

Akun Otong Wijono menulis "Kenapa kok senang menjelek-jelekkan ... apakah merasa paling pandai ... lebih bagus kalau beradu program ....".

Editor: Sumarwoto

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca