ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Minggu, 26 Februari 2017

Molor Lagi, Dua Koridor Baru Trans Semarang

| 273 Views
id molor lagi dua koridor baru trans semarang
Molor Lagi, Dua Koridor Baru Trans Semarang
Petugas dengan atribut merah putih bertugas di halte bus rapid transit (BRT) Trans Semarang di Jalan Pemuda, Semarang, Jateng, Rabu (17/8). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww/16.
Semarang, Antara Jateng - Dua koridor baru Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang yang sudah beberapa kali molor pengoperasiannya, kini dipastikan gagal beroperasi Januari ini.

"Kalau Januari ini (pengoperasian) tidak bisa karena menunggu lelang," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Tri Wibowo di Semarang, Rabu.

Pemerintah Kota Semarang berencana membuka dua koridor baru Trans Semarang, yakni Koridor V yang melayani jurusan Meteseh-PRPP dan Koridor VI yang menghubungkan Tembalang-Gunungpati.

Koridor VI didesain menghubungkan dua kampus perguruan tinggi negeri (PTN), yakni Universitas Diponegoro Semarang (Undip) di Tembalang dan Universitas Negeri Semarang (Unnes) Gunungpati.

Rencananya, Koridor VI yang lebih memungkinkan dioperasikan lebih dulu pada November 2016, namun mundur menjadi Januari 2017, dan sekarang ini pengoperasiannya kembali gagal.

Tri menjelaskan sebenarnya untuk operasional dua koridor baru itu sudah disiapkan sebanyak 10-15 armada/koridor dengan bus berkapasitas sedang yang mampu menampung 30 penumpang.

"Jumlah armada itu memang bisa ditambah kalau kebutuhannya besar. Makanya, kami akan lihat dulu sejauh mana 'demand'. Kalau (permintaan) tinggi, tentu akan kami tambah armada," katanya.

Selain itu, kata dia, penyiapan juga sudah dilakukan untuk prasarana, seperti ketersediaan halte atau "shelter" di sepanjang koridor meski beberapa masih ada yang berupa portabel.

"Kalau untuk infrastruktur jalan, saat ini sudah semuanya bisa dilalui. Beberapa ruas jalan yang sebelumnya masih dibangun kan sudah selesai, seperti jalur menuju Unnes," katanya.

Namun, kata dia, saat ini pihaknya masih menunggu hasil lelang untuk operator dua koridor baru itu sehingga rencana pengoperasian pada awal tahun ini terpaksa kembali diundur.

"Kemungkinan, Maret-April 2017 baru bisa jalan (dioperasikan). Kalau Januari ini kan masih menunggu lelang jadi dua koridor baru itu belum bisa untuk dioperasikan," katanya.

Yang jelas, kata dia, pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan moda transportasi massal Trans Semarang, salah satunya yang akan segera dilakukan adalah peremajaan armada.

"Justru dalam waktu dekat yang akan kami lakukan adalah peremajaan armada untuk Koridor I rute Mangkang-Penggaron. Rencananya, besok (12/1) akan kami luncurkan armada baru," pungkasnya.

Editor: M Hari Atmoko

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca